Oktober 27, 2026
Kapolres Garut Pastikan Ibadah Aman

GARUT, bharindo.co.id — Menjaga kerukunan antarumat beragama bukan sekadar seruan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Komitmen tersebut ditunjukkan Kapolres Garut, AKBP Niko N. Adi Putra, S.H., S.I.K., M.H., saat melaksanakan silaturahmi sekaligus memantau pengamanan ibadah Minggu di Gereja Kristen Pasundan (GKP), Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (25/10/2026).

Didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Garut, Kapolres menyapa pengurus gereja dan jemaat serta memastikan pengamanan rutin oleh personel kepolisian berjalan sebagaimana mestinya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polres Garut untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di lingkungan rumah ibadah.

Kehadiran jajaran kepolisian di Gereja Kristen Pasundan merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat agar umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan tenang, nyaman, dan khidmat.

Selain memantau pengamanan, silaturahmi tersebut menjadi kesempatan untuk membangun komunikasi langsung dengan pengurus gereja dan jemaat. Pendekatan ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat serta membuka ruang komunikasi apabila terdapat persoalan terkait keamanan lingkungan.

Kapolres Garut menegaskan bahwa Polri berkomitmen memberikan perlindungan dan pelayanan kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan agama, suku, maupun golongan.

“Melalui kegiatan Silaturahmi dan Minggu Kasih ini, kami ingin terus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, sekaligus memastikan bahwa pengamanan ibadah yang rutin dilaksanakan oleh personel Polres Garut dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaat. Kami berharap seluruh umat dapat menjalankan peribadatan dengan khidmat, tenang, dan penuh kekhusyukan,” ujar AKBP Niko N. Adi Putra.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memelihara kerukunan, menghormati perbedaan, serta memperkuat semangat toleransi dan persatuan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, keamanan yang kondusif tidak hanya bergantung pada tugas aparat kepolisian, tetapi juga membutuhkan dukungan masyarakat, tokoh agama, dan pengurus rumah ibadah.

Sikap saling menghargai serta komunikasi yang terbuka menjadi modal penting untuk mencegah kesalahpahaman dan menjaga keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Garut.

Melalui kegiatan Silaturahmi dan Minggu Kasih, Polres Garut berupaya memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis dan pelayanan yang responsif.

Pengamanan rutin di tempat ibadah juga menjadi bagian dari upaya memberikan perlindungan agar masyarakat dapat menjalankan kegiatan keagamaan sesuai keyakinan masing-masing tanpa rasa khawatir.

Komitmen tersebut diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai toleransi, kebersamaan, dan persaudaraan di Kabupaten Garut.

Menjaga keamanan berarti menjaga ruang bagi setiap warga untuk beribadah dengan damai. Dengan kerja sama antara kepolisian dan masyarakat, suasana aman, rukun, serta kondusif diharapkan terus terpelihara. (bdts***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *