Categories: POLRI

Kapolri Tegaskan Industri Tekstil Nasional Tak Boleh Dibiarkan Tertekan, Impor Ilegal Jadi Sorotan

SUKABUMI, Bharindo.co.id – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memaparkan sejumlah langkah pemerintah untuk melindungi industri tekstil dan produk tekstil (TPT) dalam negeri di tengah tekanan ekonomi global, lonjakan impor, serta peredaran barang ilegal.

Hal tersebut disampaikan Kapolri saat menghadiri puncak HUT ke-53 Federasi Serikat Pekerja Tekstil, Sandang dan Kulit (FSP TSK) KSPSI AGN di PT Pratama Abadi Industri, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (14/9/2026).

Kapolri menyoroti sejumlah tekanan yang dihadapi dunia usaha, mulai dari ketegangan geopolitik, perang dagang, fluktuasi harga energi dan bahan baku, gangguan rantai pasok hingga perkembangan teknologi.

Menurutnya, kondisi tersebut dapat meningkatkan biaya produksi dan distribusi sekaligus memberikan tekanan terhadap daya saing industri nasional, termasuk sektor tekstil, sandang dan kulit.

Untuk menghadapi tekanan tersebut, pemerintah memperkuat pengendalian impor melalui mekanisme larangan dan pembatasan. Pemerintah juga melakukan pengawasan terhadap masuknya barang tertentu, termasuk pakaian bekas impor.

Perlindungan terhadap industri dalam negeri juga dilakukan melalui penerapan Bea Masuk Tindakan Pengamanan (safeguard) terhadap lonjakan impor yang merugikan industri nasional serta Bea Masuk Anti-Dumping terhadap produk yang terbukti melakukan praktik dumping.

Pengawasan terhadap impor ilegal dan penyelundupan turut diperketat, mulai dari pintu masuk hingga peredaran barang di pasar domestik.

Kapolri menyebut Polri, Bea Cukai dan Kementerian Perdagangan melakukan operasi bersama untuk mencegah masuk dan beredarnya tekstil selundupan di pasar dalam negeri.

Besarnya perhatian terhadap sektor tekstil tidak terlepas dari kontribusinya terhadap perekonomian dan lapangan kerja.

Data yang disampaikan Kapolri menunjukkan industri tekstil dan produk tekstil menyerap lebih dari 3,8 juta tenaga kerja serta mencatat nilai ekspor sekitar USD4,85 miliar pada semester I 2026. Sementara industri alas kaki menyerap sekitar 921 ribu pekerja.

Kapolri menyebut capaian tersebut perlu dipertahankan di tengah dinamika ekonomi global.

Pemerintah juga mendorong program hilirisasi di berbagai sektor strategis yang diproyeksikan dapat membuka sekitar 5,9 juta lapangan kerja baru.

Selain persoalan impor, industri tekstil juga menghadapi perubahan teknologi dan kebutuhan tenaga kerja yang semakin dinamis.

Kapolri mendorong para pekerja untuk meningkatkan keterampilan, penguasaan teknologi dan kemampuan manajerial agar mampu beradaptasi dengan perkembangan industri serta persaingan global.

Dukungan pemerintah juga mencakup Kredit Industri Padat Karya untuk pembiayaan investasi, modal kerja dan revitalisasi mesin. Selain itu, terdapat kebijakan insentif perpajakan bagi pekerja pada sektor tekstil, pakaian jadi, kulit dan alas kaki sebagaimana disampaikan dalam agenda tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolri juga menyoroti perlindungan terhadap pekerja melalui Desk Ketenagakerjaan Polri.

Polri mencatat sejak 2025 hingga Agustus 2026, Desk Ketenagakerjaan telah menangani 358 perkara dan memfasilitasi 4.236 pekerja terdampak PHK hingga dapat kembali bekerja.

Kapolri menekankan bahwa keberlangsungan industri perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan pekerja.

“Buruh dan pengusaha harus menjadi mitra strategis dengan mengedepankan dialog, peningkatan kompetensi, produktivitas, serta pemenuhan hak-hak pekerja,” kata Kapolri.

Menurut Kapolri, berbagai kebijakan tersebut diarahkan agar industri tetap tumbuh, perusahaan semakin kuat dan kesejahteraan pekerja terus meningkat. (ils78***)

adminbharindo

Recent Posts

Komitmen Berantas Narkotika, Polres Labuhanbatu Musnahkan 34 Kg Sabu dan 20 Ribu Pil Ekstasi

Labuhanbatu, bharindo.co.id – Polres Labuhanbatu memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 34.000 gram atau…

14 jam ago

Doa Bersama dan Aksi Kemanusiaan Iringi Semarak HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71

MAMUJU, bharindo.co.id – Memaknai Hari Ulang Tahun Korps Lalu Lintas (HUT Korlantas) Bhayangkara ke-71, Direktorat…

1 hari ago

Tolak Retribusi Penonton FJTT 2026, Pegiat Jaranan Trenggalek Layangkan Hearing ke DPRD – Akhirnya Dibatalkan, Dapat 1000 Kursi Gratis

TRENGGALEK, Bharindo.co.id – Polemik rencana retribusi penonton Festival Jaranan Trenggalek Terbuka / FJTT 2026 memicu…

1 hari ago

MOBIL SIAGA DESA KARYAMEKAR CILAWU GARUT SIAGA 24 JAM, WARGA TERBANTU SAAT BAYI BUTUH RUJUKAN

GARUT, Bharindo.co.id – Kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan Pemerintah Desa Karyamekar, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut.…

1 hari ago

KM Virgo Transport 8 Terbalik di Laut Jawa Saat Berlayar dari Surabaya ke Banjarmasin.

Surabaya-Bharindo.co.id - Kapal penumpang KM Virgo Transport 8 yang berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin, Kalimantan…

1 hari ago

POLRES PAMEKASAN AMANKAN TERDUGA PELAKU PENIPUAN RINGAN DI DESA LARANGAN TOKOL

​PAMEKASAN, bharindo.co.id – Bharindo .co id .Petugas Polsek Tlanakan jajaran Polres Pamekasan mengamankan seorang pria…

1 hari ago