Maret 5, 2024

Bharindo Majalengka – Kegiatan study Literasi yang di selenggaran oleh Sekolah SMAN 1 Sukahaji Kecamatan Sukahaji ,dalam pelaksanaannya di duga jadi ajang cari untung.

Ketua Panitia/ Pendamping /Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Dudung Abdul Hamid mengatakan ” Saya dan guru – guru dalam hal ini hanya sebagai pendamping dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan untuk siswa yang mengikuti Literasi Study”.

Lanjut Dudung Abdul Hamid ,M.pd. mengatakan ” untuk hal – hal mengenai teknis pembiayaan dan anggaran itu sudah di urus oleh Komite yang mewakili orang tua siswa dengan pihak Travel jadi kita tidak tahu terkait biaya yang detilnya .

Karena ada siswa yang tidak mengikuti kegiatan juga tapi kita dari pihak sekolah tidak memaksa kepada murid yang tidak ikut kegiatan tersebut, dan tidak memberikan sangsi apapun”.
Tapi harus ada atau bikin pelaporan kegiatan yang ikut dan yang tidak ikut juga .

Waktu pelaksanaan hari, tanggal: Selasa s.d.jumat(21 s.d.24 November 2023)

Tujuan Study literasi :
– Study kampus STTKD
-offrod parangtritis
-wisata tebing breksi
– Malioboro

Dengan biaya Rp.900.000 (sembilan ratus ribu rupiah ) cost/siswa .
Jumlah siswa yang mengikuti 347 dari kelas X1 dan kelas XII
Jumlah guru wali kelas / panitia yang mengikuti 24 orang di tambah dari komite satu orang (1) .

Dudung Abdul Hamid,M.pd. mengakui ada cose back Rp.20.000.(dua puluh ribu rupiah)/siswa

Tim investigasi Bharindo,sinar pagi news,repormasi aktual, korupsi.id. menyelusuri ke pihak trepel Krisna mulia bahwa dalam keterangannya untuk harga cost dari mulai Rp.685.000 s.d. Rp.730.000
Udah termasuk makan 6 x , nginep hotel bintang empat, oleh – oleh untuk panitia dan guru,parkir , tol dan kaos.

Kepala Sekolah SMAN 1 sukahaji Enok Debi suharyani,M.pd 4/12/23 di ruang kerjanya menjelaskan bahwa kegiatan tersebut hasil rapat komite, orang tua dan pihak trepel Krisna KK tim pihak sekolah tidak tau semuanya oleh komite
Yang jadi pertanyaan kita kalau sekolah tidak di libatkan kenapa ketua panitia Dudung Abdul Hamid,M.pd.mengakui bahwa pihak panitia menerima cose back sebesar Rp.20.000 / siswa .

Tim investigasi Bharindo dan rekan media yang lain nya tabayun ke rumah komite sekolah SMAN 1 Sukahaji prihal kegiatan study literasi yang di selenggarakan oleh pihak komite dan rapat musyawarah antara orang tua, trepel juga di laksanakan berita acaranya ada di pihak sekolah atau di ketua panitia di titipkan .

Mengenai biaya juga atau pengumpulan biaya yang sembilan ratus ribu rupiah juga oleh pihak sekolah saya ketua komite tidak tahu apa – apa bahkan sampai sekarang juga tidak ada laporan cuma saya suka bertanya ke anak-anak sekolah yang lewat baru pulang kegiatan waktu itu posisi saya lagi di sawah .

Di tanya cose back yang dua puluh ribu rupiah juga tidak tau tidak ada laporan apalagi bagian ada juga oleh – oleh bapia dua kotak kecil itu juga di anterin ke sawah oleh guru.

Ada apa dan kenapa kegiatan study literasi di SMAN 1 Sukahaji saling lempar dari pihak sekolah ke pihak komite dari pihak komite ke sekolah.

Kepada dinas provinsi di mohon segera mengambil sikap tegas jangan sampai orang tua siswa jadi korban ajang bisnis sekolah .(yy / tim )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.