Categories: LAMPUNG TIMUR

KRONIK BERDARAH WAY KAMBAS 2.000 RAKYAT BERSIAP MENGEPUNG BALAI TNWK: LAWAN REZIM “KONSERVASI BUSUK”!

bharindo.co.id Lamping Timur,- Udara di perbatasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) tidak lagi panas ia terbakar oleh memori sejarah Pada Senin, 13 Januari 2026, ribuan rakyat penyangga yang selama puluhan tahun dijadikan tumbal kepentingan mengatas namakan konservasi akan bangkit dalam satu barisan perlawanan.

Aliansi Masyarakat Penyangga Bersatu menyatakan perlawanan terbuka terhadap Balai TNWK melalui aksi massa besar-besaran #JILID 1. Ini bukan seremonial, bukan audiensi basa-basi, dan bukan lagi permohonan. Ini adalah vonis rakyat.

Koordinator aksi, Budi Setiawan, menegaskan lebih dari 2.000 massa siap turun, membawa luka, kehilangan, dan kemarahan yang telah dipendam negara selama puluhan tahun.

Kami menyatakan MOSi TIDAK PERCAYA TOTAL terhadap otoritas yang lebih melindungi meja rapat, proposal proyek, dan kepentingan korporasi, dibanding nyawa petani miskin,” tegasnya.

ZONASI PEMANFAATAN: LEGALISASI PENJAJAHAN, EKSEKUSI PETANI

Api perlawanan dipantik oleh rencana pengkhianatan ekologis: pengubahan Zona Inti menjadi Zona Pemanfaatan. Aliansi menilai kebijakan ini sebagai kejahatan terstruktur, dibungkus jargon konservasi, namun berisi karpet merah bagi cukong dan investasi rakus.

Ini KUDA TROYA MODERN. Hutan dijual, konflik dilepas, dan rakyat dijadikan korban tumbal. Gajah dipaksa keluar, petani dipaksa mati perlahan. Kami menolak menjadi korban bisnis berkedok konservasi!” teriak Budi dengan lantang.

EMPAT ULTIMATUM RAKYAT – HARGA MATI!
Aliansi membawa empat tuntutan mutlak, tanpa ruang tawar-menawar:

1. Akhiri Teror Gajah SEKARANG! Hentikan seminar, hentikan kajian kosong. Bangun pagar dan sistem perlindungan nyata. Negara wajib hadir melindungi rakyat, bukan bersembunyi di balik laporan.

2. Audit Total & Ganti Rugi Penuh! Kami menolak sedekah berkedok bansos. Ganti rugi harus setara dengan kerugian nyata—lahan, hasil panen, trauma, dan nyawa. Buka ke publik seluruh anggaran konflik satwa yang selama ini gelap dan busuk.

3. Adili Kelalaian Negara! Kematian warga bukan “risiko konservasi”. Kami menuntut pertanggungjawaban hukum terhadap pejabat lalai yang membiarkan konflik memakan korban manusia.

4. Batalkan Rencana Zonasi Pengkhianat! Hentikan perubahan zonasi yang hanya memperluas konflik dan memperkaya pihak ketiga. Hutan bukan komoditas, rakyat bukan korban percobaan.

MELAWAN PERBUATAN MELAWAN HUKUM OLEH PENGUASA

Puluhan tahun pembiaran adalah kejahatan struktural. Kemiskinan rakyat penyangga bukan takdir, melainkan hasil kebijakan yang membiarkan gajah menghancurkan modal hidup rakyat dalam satu malam.

“Kami tidak akan mundur. Jika tuntutan ini kembali dibalas dusta, kami akan menyeret pimpinan Balai TNWK ke jalur hukum sebagai pelaku kejahatan kemanusiaan struktural. Negara harus bertanggung jawab atas setiap tetes darah rakyat yang dibiarkan tumpah,” tegas Budi.

INFORMASI AKSI

Kontak: +62 852-6992-4464
Koordinator: Budi Setiawan
Kekuatan Massa: 2.000+ Jiwa – Rakyat Penyangga Bersatu Waktu: Senin, 13 Januari 2026 | 08.00 WIB – Sampai Tuntutan Dikabulkan Titik Aksi: Kantor Balai TNWK
(Rf)

adminbharindo

Recent Posts

TEROR DIGITAL MENGINTAI DIAM-DIAM! Wakapolri Bongkar Ancaman Baru yang Menyusup Lewat Gadget dan Media Sosial

Jakarta, bharindo.co.id — Ancaman terhadap keamanan negara kini tidak lagi selalu hadir dalam bentuk senjata,…

4 jam ago

ROTASI PANAS DI TUBUH BRIMOB! Kombes Heru Novianto Ambil Alih Pasukan Brimob II, Arif Budiman Meluncur Jadi Kapolda Malut

Depok, bharindo.co.id - Korps Brimob Polri kembali melakukan manuver besar di jajaran elite pasukan. Dalam…

4 jam ago

Bareskrim Bidik Konsumen “Gas Tertawa” Viral! Selebgram Hingga Pembeli Ratusan Kali Dipanggil Polisi

JAKARTA, bharindo.co.id — Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri terus mengembangkan kasus dugaan peredaran gas…

4 jam ago

Densus 88 Bongkar “Teror Digital” yang Mengincar Anak Muda, Wakapolri: Negara Tak Boleh Kalah di Ruang Siber

JAKARTA, bharindo.co.id  — Ancaman terorisme dan ekstremisme berbasis kekerasan kini berubah wajah. Jika dulu identik…

4 jam ago

Prabowo ‘Tampar’ Mental ASN! Anak Muda Diminta Berani Jadi Pengusaha dan Kuasai Dunia Usaha

Jakarta, bharindo.co.id — Prabowo Subianto meminta generasi muda Indonesia tidak hanya bercita-cita menjadi aparatur sipil…

4 jam ago

Prabowo Murka! Menteri dan ASN Nakal Diultimatum, Teknologi Canggih Disiapkan Bongkar Korupsi dan Bunker Tersembunyi

Jakarta, bharindo.co.id — Prabowo Subianto memberikan peringatan keras kepada seluruh menteri, kepala badan, hingga pimpinan…

4 jam ago