Juni 16, 2024

Bharindo Jakarta, – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mendorong, RUU Daerah Khusus Jakarta (DKJ) menjadikan Jakarta sebagai kota pusat ekonomi dunia. Hal ini disampaikan Tito dalam rapat kerja pembahasan RUU DKJ bersama Badan Legislasi (Baleg) DPR dan DPD.

“Kita ingin kota Jakarta menjadi salah satu pusat utama pintu di bidang perekonomian, jasa, perbankan, intinya sama seperti New York Amerika, atau Sidney Melbourne Australia. Karena di dalam RUU DKJ memerlukan kesepahaman yang arif dan bijaksana,” kata Tito di Gedung DPR RI, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (13/3/2024).

Pemerintah, lanjut Tito, juga sudah mengajukan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) untuk membangun keberlanjutan Jakarta. Ke depan, lanjut Tito, Jakarta harus mampu bersaing di kawasan global pada sejumlah bidang, khususnya ekonomi.

“Menjadikan visi bersama untuk membangun Jakarta menjadi kota kelas dunia dan kota global. Sehingga tidak hanya berdaya saing pada tingkat Asia Tenggara, tapi setara dengan kota-kota maju lainnya di dunia,” ujarnya.

Menurutnya, pembahasan RUU DKJ juga harus melibatkan sejumlah pihak terkait, seperti swasta dan masyarakat Jakarta. Hal ini untuk memastikan setiap unsur di RUU DKJ memiliki keterwakilan dari semua unsur terkait. (Ils78***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.