Juni 29, 2026
olahraga-6mfpe_278627

JAKARTA, bharindo.co.id Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir, memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Pekan Olahraga Polri 2026 atau Bhayangkara Sports Day 2026 yang digelar di Polda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (28/6/2026). Menurutnya, ajang tersebut menjadi langkah strategis dalam memperluas ruang kompetisi sekaligus memperkuat budaya olahraga di Indonesia.

Saat menghadiri pembukaan kegiatan, Menpora menegaskan bahwa pembangunan olahraga nasional tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk institusi Polri.

“Pembangunan olahraga nasional tidak bisa dilakukan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga sendiri. Karena itu saya menyambut baik keterlibatan Polri dalam menyelenggarakan kegiatan olahraga berskala besar,” ujar Erick.

Ia menilai semakin banyak kompetisi yang digelar, semakin besar pula peluang lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama bangsa di tingkat nasional maupun internasional.

Menurut Erick, Pekan Olahraga Polri 2026 menjadi salah satu wadah pembinaan yang strategis karena mempertandingkan sejumlah cabang olahraga yang sejalan dengan program pembinaan olahraga nasional. Ajang ini diharapkan dapat menjadi sarana menjaring bibit-bibit atlet potensial sekaligus meningkatkan kualitas prestasi olahraga Indonesia.

Selain itu, Menpora mengingatkan seluruh atlet untuk menjunjung tinggi nilai sportivitas selama mengikuti pertandingan. Baginya, sportivitas merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter atlet yang berintegritas.

“Karena itulah bagian dari jiwa raga kalian dalam membangun karakter yang baik,” tuturnya.

Lebih jauh, Erick menilai penyelenggaraan Pekan Olahraga Polri tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga memiliki peran penting dalam membudayakan olahraga di tengah masyarakat. Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang aktif berolahraga, semakin besar pula dampaknya terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

“Pekan Olahraga Polri ini juga memasyarakatkan olahraga. Dengan mengolahragakan masyarakat, konteksnya juga menjaga kesehatan dan menekan biaya kesehatan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Menpora juga mengungkapkan komitmen pemerintah untuk terus memperluas pelaksanaan Car Free Day (CFD) di seluruh Indonesia sebagai ruang publik yang mendorong masyarakat menjalani gaya hidup sehat.

“Kita bisa lihat car free day hari ini baru 220 kota, padahal kita ada 514 kota. Kami juga mendorong bagaimana car free day ini bisa ada di seluruh kota di Republik Indonesia,” jelasnya.

Pekan Olahraga Polri 2026 secara resmi dibuka oleh Wakapolri, Komjen Pol. Dedi Prasetyo, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Kejuaraan ini diikuti sebanyak 6.698 atlet dari berbagai satuan di lingkungan Polri serta mempertandingkan delapan cabang olahraga, yaitu bola basket, bulu tangkis, judo, menembak, indoor skydiving, tenis lapangan, taekwondo, dan karate.

Melalui penyelenggaraan Bhayangkara Sports Day 2026, Polri diharapkan tidak hanya melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional, tetapi juga memperkuat semangat sportivitas, soliditas, serta membangun budaya hidup sehat di lingkungan Polri dan masyarakat luas.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 pun menjadi momentum bagi Polri untuk menunjukkan komitmennya, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia melalui olahraga dan pembinaan prestasi. (ils78***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *