Bharindo Kab. Gorontalo,- Suasana sore menjelang magrib di Desa Biluhu Timur, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo, mendadak ricuh setelah terjadi insiden penikaman terhadap AK (33), Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Gerindra Kecamatan Batudaa Pantai. Pelaku diketahui berinisial HS (39), yang diduga dalam pengaruh minuman beralkohol saat kejadian.
Menurut keterangan keluarga korban kepada media, insiden terjadi pada Selasa 12 Agustus 2025 dan korban segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Sementara itu, pihak keluarga lainnya langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Gorontalo.
Kepada awak media, AK yang masih dalam perawatan menceritakan kronologi kejadian melalui telepon usai mendapatkan pertolongan medis. Sekitar pukul 14.00 WITA, pelaku mendatangi korban dan sejumlah teman temannya yang sedang berkumpul di sebuah tongkrongan desa. Dalam kondisi mabuk, pelaku kemudian menantang orang orang di tempat itu, namun tidak dihiraukan. Pelaku kemudian melontarkan hinaan kepada korban dengan menyebut orang tuanya, yang memicu kemarahan korban. AK sempat mendatangi pelaku, namun berhasil dilerai warga dan memilih pulang ke rumah.
Sekitar pukul 16.30 WITA, pelaku kembali mendatangi rumah korban dengan dalih ingin meminta maaf. Namun, situasi berubah menjadi ricuh ketika pelaku justru melayangkan pukulan. Korban membalas dengan menendang pelaku di bagian dada. Tidak lama kemudian, pelaku mencabut sebilah pisau yang diselipkan di pinggangnya dan mencoba menusuk korban.
Korban sempat berusaha melarikan diri, namun pelaku mengejarnya hingga ke depan rumah dan menusukkan pisau ke tubuh korban. Keduanya sempat bergulat, dan pelaku juga menggigit korban di bagian dada bawah ketiak. Warga yang melihat insiden tersebut segera melerai, sementara pelaku langsung melarikan diri dengan mobil.
Akibat kejadian ini, korban mengalami dua luka tusuk di bagian bahu belakang dan satu luka gigitan di dada bawah ketiak. “Laporan resmi sudah kami buat di Polres Gorontalo. Bukti penerimaan laporan telah kami terima dari IPDA Alaludin Ali, Kanit II SPKT, atas nama Kapolres Gorontalo,” ungkap AK.
Sementara itu informasi yang diterima korban AK, bahwa Pelaku saat ini sudah tidak lagi berada di desa sejak insiden kejadian penikaman tersebut dan belum diketahui dimana keberadaannya. Banyak yang menduga bahwa pelaku telah menghilang dengan menggunakan mobilnya. Hingga berita ini diturunkan informasi terkait tindak lanjut Pihak Kepolisian belum diterima oleh korban dan keluarganya. (nnts***)
Jayapura, bharindo.co.id — Kepolisian Daerah Papua menggelar apel pagi gabungan di Mapolda Papua Baru, Koya…
Denpasar, bharindo.co.id — Polda Bali melalui Tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pangan (Satgas Saber Pangan)…
Kutai Timu, bharindo.co.id — Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Kalimantan Timur (Kaltim) melaksanakan…
Bekasi, bharindo.co.id — Kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap sopir taksi listrik online Green SM menyusul insiden…
Jakarta, bharindo.co.id — Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan antara Kereta Rel Listrik (KRL) dan…
Jakarta, bharindo.co.id — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan kondisi pasokan…