Categories: POLDA NTT

PUTRA ALOR GOYANG NUSANTARA! ANGGOTA POLDA NTT CARLES MAUFANI ANGKAT TENUN ABUI KE PANGGUNG KEBANGGAAN

Alor bharindo.co.id,- Kreativitas membanggakan kembali lahir dari Nusa Tenggara Timur. Seorang anggota Polda Nusa Tenggara Timur, Carles Maufani, putra asli Desa Lakwati, Kecamatan Alor Tengah Utara, Kabupaten Alor, sukses mendesain dan mengangkat kembali kejayaan Tenun Abui sebagai warisan budaya yang sarat makna dan identitas leluhur.

Tenun Abui merupakan kain tradisional masyarakat Suku Abui di Alor yang tidak sekadar bernilai estetika, tetapi juga mengandung filosofi mendalam tentang kehidupan, alam, serta relasi sosial masyarakatnya.

Motif Tenun Abui dikenal kuat dengan simbol-simbol alam dan kehidupan adat, di antaranya:

1️⃣ Motif Moko
Terinspirasi dari moko (gendang perunggu tradisional Alor) yang melambangkan status sosial, kehormatan, serta simbol kemakmuran dalam adat perkawinan dan upacara adat.

2️⃣ Motif Kadal dan Buaya
Melambangkan kekuatan, ketahanan hidup, dan hubungan manusia dengan alam. Buaya sering dimaknai sebagai penjaga dan simbol leluhur.

3️⃣ Motif Rumah Adat (Koka/Uma)
Menggambarkan persatuan keluarga dan struktur sosial masyarakat Abui yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan.

4️⃣ Motif Tumbuhan dan Gunung
Mewakili kesuburan, kehidupan, serta kedekatan masyarakat dengan alam pegunungan Alor.

5️⃣ Motif Garis Geometris Berulang
Melambangkan kesinambungan hidup, ikatan kekeluargaan, serta keseimbangan antara manusia dan Sang Pencipta.

Warna-warna dalam Tenun Abui pun memiliki arti tersendiri. Warna merah melambangkan keberanian, hitam menggambarkan keteguhan dan perlindungan, sementara putih melambangkan kesucian serta niat yang tulus.

Carles Maufani membuktikan bahwa tugas sebagai aparat negara tidak menghalangi semangat pelestarian budaya. Inovasinya dalam mendesain Tenun Abui menjadi langkah nyata menjaga identitas daerah di tengah arus modernisasi.

Kiprah ini sekaligus menjadi inspirasi generasi muda Alor agar tidak melupakan akar budaya, serta mendorong kebanggaan terhadap warisan leluhur yang bernilai tinggi.

Semangat Carles menjadi bukti bahwa budaya dan pengabdian bisa berjalan beriringan. Dari Desa Lakwati untuk Indonesia — Tenun Abui kini semakin dikenal dan siap bersinar di panggung yang lebih luas. (***)

adminbharindo

Recent Posts

Kapolres Jombang Ajak Pelajar Siapkan Diri Menuju Indonesia Emas 2045 dan Hindari Kenakalan Remaja

Jombang bharindo.co.id,- Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR menjadi narasumber dalam kegiatan penguatan…

12 jam ago

Pemkab Jombang Segel Tower BTS Tak Berizin, Baru 9 dari 314 Kantongi SLF

Jombang bharindo.co.id,– Pemerintah Kabupaten Jombang melakukan penyegelan terhadap sejumlah tower BTS yang belum mengantongi Sertifikat…

14 jam ago

Abah Warsubi Bupati Jombang Hadiahkan 5 Umrah Gratis untuk Pasukan Kebersihan

Jombang bharindo.co.id,- Pemerintah Kabupaten Jombang di bulan Ramadan yang penuh berkah menggelar tasyakuran atas pencapaian…

14 jam ago

Anggaran Cetak Kalender DPRD Jombang Patut Dipertanyakan

Jombang bharindo.co.id,- Setiap tahun DPRD Kabupaten Jombang selalu menerbitkan kalender, dan ini menjadi agenda rutin…

14 jam ago

Diduga Tanah Sitaan KPK di Desa Babakan Cuyu Digarap Secara Ilegal Selama 3 Tahun

Majalengka bharindo.co.id,- Tanah pertanian seluas hampir 4 atau 5 bau yang berada di Desa Babakancuyu…

14 jam ago

Operasi Ketupat 2026 Digelar 13–25 Maret, Polri Siapkan 2.746 Posko dan Amankan 185.608 Objek

JAKARTA bharindo.co.id,- Polri resmi melaksanakan Operasi Ketupat 2026 dalam rangka pengamanan arus mudik dan balik…

1 hari ago