Categories: ROKAN HILIR

Sejumlah Perusahaan yang sup kon ke PHR diduga telah melanggar Hak Azasi Manusia

BHARINDO, Bangko bhakti,- ROHIL PT.PGN, PT. AKM, PT. PLN, PT. PB, DAN PT. WKS yang Subkontrak di PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kuat dugaan Bekerja tidak serta merta Standar Operasional Prosedur (SOP) 13/05/2025

Ditemukan sejumlah nama nama perusahaan tersebut di atas, semua subkontrak dengan PT. PHR, di duga bekerja secara ugal ugalan, pasalnya warga sekitar yang berdampingan dengan objek perusahaan tersebut sangat mengeluhkan terkait proses pekerjaan yang di lakukan oleh pemegang tender tersebut. Warga yang mengalami trauma dan juga menimbulkan sejumlah kerusakan dan kerugian secara materiil dan sosial, sebut saja pak J Hutagalung, warga dusun Balam barat,RT 23/RW 03 kepenghuluan Bangko bakti, kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan hilir, sudah sebelas (11) bulan rumahnya tidak bisa di tungguin/di tempati akibat sering mengalami genangan air,sehingga keluarga J. Hutagalung terpaksa mengontrak rumah di tempat lain, musibah yang berkepanjangan ini berawal dari ketidak pedulian PHR terhadap kinerja nya di lapangan untuk mengantisipasi terjadinya masalah baru hingga menciptakan korban kepada masyarakat setempat.

Bapak Hutagalung dengan nada tak bergema dirinya memohon agar PT. PHR atau Pihak Pemerintah yang terkait dalam BUMN, hingga Bapak Presiden PRABOWO kiranya memberikan solusi sehingga kami dapat ganti kerugian dari PT.PHR sebagai yang bertanggung jawab di area OBJEK VITAL NASIONAL Balam.

Hal ini juga di benarkan oleh Pak Bahar, Pak Sianturi sebagai Tokoh Masyarakat dan anggota LPM Bangko bakti bapak Siagian saat awak media ini mengkonfirmasi bersama TIM ke lokasi dimaksud jika permasalahan ini tidak di realisasikan secara cepat dan tanggap, maka jangan salahkan kami Masyarakat setempat akan membuat tindakan yang tidak bersahabat dengan PHR, selain Rumah warga, kebun masyarakat juga di temukan sekitar 500 ha pada mati yaitu kebun Pak Komarudin, terlihat matinya tanaman sawit itu akibat terendam oleh limbah well 560 dan 561 di area Balam Barat pungkasnya. (skts***)

adminbharindo

Recent Posts

TEROR DIGITAL MENGINTAI DIAM-DIAM! Wakapolri Bongkar Ancaman Baru yang Menyusup Lewat Gadget dan Media Sosial

Jakarta, bharindo.co.id — Ancaman terhadap keamanan negara kini tidak lagi selalu hadir dalam bentuk senjata,…

2 jam ago

ROTASI PANAS DI TUBUH BRIMOB! Kombes Heru Novianto Ambil Alih Pasukan Brimob II, Arif Budiman Meluncur Jadi Kapolda Malut

Depok, bharindo.co.id - Korps Brimob Polri kembali melakukan manuver besar di jajaran elite pasukan. Dalam…

2 jam ago

Bareskrim Bidik Konsumen “Gas Tertawa” Viral! Selebgram Hingga Pembeli Ratusan Kali Dipanggil Polisi

JAKARTA, bharindo.co.id — Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri terus mengembangkan kasus dugaan peredaran gas…

2 jam ago

Densus 88 Bongkar “Teror Digital” yang Mengincar Anak Muda, Wakapolri: Negara Tak Boleh Kalah di Ruang Siber

JAKARTA, bharindo.co.id  — Ancaman terorisme dan ekstremisme berbasis kekerasan kini berubah wajah. Jika dulu identik…

2 jam ago

Prabowo ‘Tampar’ Mental ASN! Anak Muda Diminta Berani Jadi Pengusaha dan Kuasai Dunia Usaha

Jakarta, bharindo.co.id — Prabowo Subianto meminta generasi muda Indonesia tidak hanya bercita-cita menjadi aparatur sipil…

2 jam ago

Prabowo Murka! Menteri dan ASN Nakal Diultimatum, Teknologi Canggih Disiapkan Bongkar Korupsi dan Bunker Tersembunyi

Jakarta, bharindo.co.id — Prabowo Subianto memberikan peringatan keras kepada seluruh menteri, kepala badan, hingga pimpinan…

2 jam ago