Mei 12, 2026
image - 2026-05-05T114836.163

BANDUNG, bharindo.co.id — Langkah konkret penguatan kedaulatan pangan nasional mulai digerakkan dari daerah. Peserta Didik Sespimma Polri Angkatan ke-75 Tahun Ajaran 2026 Pokja III melaksanakan Kuliah Kerja Profesi (KKP) di DKPP Provinsi Jawa Barat, Senin (4/5/2026).

Kegiatan yang digelar di Gedung BPKAD Lantai 5, Kota Bandung ini mengusung tema strategis: penguatan sinergi Polri dengan instansi terkait dalam mendukung kedaulatan pangan, energi, dan ekonomi yang produktif serta inklusif.

KKP dipimpin Ketua Pelaksana Nurbaja, dengan pengawasan Grace Krisna D. Rahakbau. Turut hadir sebagai pembimbing Asep Kamaludin dan Heni Mardiyatmi, serta diikuti 25 peserta didik.

Kegiatan diisi pemaparan materi, diskusi kelompok terarah (Focus Group Discussion/FGD), serta pengumpulan data lapangan. FGD mengangkat isu krusial: sinergi pengawasan distribusi pangan antara Polri dan pemerintah daerah demi menjaga stabilitas nasional.

Kepala Dinas DKPP Jabar, Linda Al Amin, dalam paparannya menegaskan bahwa kebijakan ketahanan pangan 2026 berfokus pada tiga pilar utama: ketersediaan, keterjangkauan, dan pemanfaatan pangan berkelanjutan.

Sejumlah program strategis telah dijalankan, seperti subsidi distribusi pangan sekitar Rp2.000/kg, optimalisasi 129 kios pangan, serta Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menjaga stabilitas harga. Inovasi “Pangan Keliling Jabar” juga telah digelar 144 kali hingga April 2026 guna menjangkau masyarakat secara langsung.

Namun, tantangan besar masih membayangi, terutama menurunnya minat tenaga kerja di sektor pertanian, termasuk dari kalangan generasi muda.

Untuk menjawab tantangan tersebut, sinergi lintas sektor diperkuat. Polri bersama DKPP Jabar membentuk Satgas pengawasan harga, keamanan, dan mutu pangan, serta rutin melakukan inspeksi mendadak (sidak) bersama Polda Jawa Barat.

Dalam hal ini, Polri berperan penting dalam mengawal distribusi, mengamankan rantai pasok, hingga menindak potensi pelanggaran di sektor pangan.

Melalui kegiatan ini, para peserta didik mendapatkan pemahaman komprehensif terkait sistem ketahanan pangan, mulai dari produksi hingga konsumsi, sekaligus melihat langsung tantangan di lapangan.

KKP berlangsung aman dan lancar, serta diharapkan menjadi langkah nyata memperkuat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional yang berkelanjutan. (azs***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *