Categories: PENDIDIKAN

SKANDAL MAKANAN SISWA?! BAU MENYENGAT DIDUGA HANTUI PROGRAM MBG — SEKOLAH GEMPAR, SPPG DINONAKTIFKAN!

bharindo.co.id Wonosobo,— Suasana belajar di SD Negeri 1 Kapulogo mendadak berubah tegang setelah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan kepada siswa pada Jumat, 6 Februari 2025, memicu kegemparan. Paket makanan yang seharusnya menunjang kesehatan anak-anak justru diduga tercium beraroma tidak sedap dan menyengat, membuat guru bertindak cepat demi mencegah risiko bagi siswa.

Menurut narasumber yang enggan disebutkan identitasnya, bau tersebut memicu kekhawatiran sehingga pihak sekolah segera mengembalikan paket makanan kepada pengelola SPPG. Tak lama berselang, lokasi SPPG didatangi anggota Koramil dan petugas Puskesmas untuk melakukan pemeriksaan langsung atas dugaan makanan tidak layak konsumsi tersebut. Sejak Senin berikutnya, operasional SPPG pun dinonaktifkan sementara untuk evaluasi dan klarifikasi.

Penelusuran tim investigasi pada Selasa, 10 Februari 2026, mengarah ke SPPG Yayasan Insan Wonosobo di Kapulogo Tengah. Koordinator lapangan berinisial A membenarkan adanya kejadian itu, namun menegaskan bahwa sumber bau bukan berasal dari seluruh menu, melainkan dari telur puyuh yang menjadi lauk pendamping.

Telur puyuh tersebut, menurut penjelasannya, berasal dari mitra berinisial R dan dimasak di luar fasilitas SPPG sebelum dibawa dalam kondisi siap saji. “Yang menyebabkan bau menyengat itu dari telur puyuh, bukan dari makanan lainnya,” ungkapnya.

Meski demikian, kejadian ini memicu sorotan tajam masyarakat. Mereka mendesak Pemerintah Kabupaten Wonosobo dan instansi terkait — khususnya Dinas Kesehatan — bertindak tegas bila ditemukan pelanggaran dalam proses penyediaan MBG. Pasalnya, makanan yang tidak layak konsumsi bukan hanya merusak citra program, tetapi berpotensi menimbulkan dampak kesehatan serius bagi siswa.

Publik kini menuntut pengawasan lebih ketat agar program yang ditujukan mencetak generasi sehat tidak berubah menjadi sumber kecemasan. Bagi masyarakat, kualitas makanan anak sekolah bukan sekadar layanan — melainkan tanggung jawab yang tak boleh ditawar. (bdys***)

adminbharindo

Recent Posts

Sambut Ramadhan 1447 H, Satlantas Polres Tebing Tinggi Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim

bharindo.co.id Tebing Tinggi,- Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Keluarga Besar Satuan Lalu Lintas (Satlantas)…

2 menit ago

Jalin Silahturahmi, Bhabinkamtibmas Polsek Sipispis Sampaikan Himbauan Jelang Ramadan

bharindo.co.id Tebing Tinggi,- Dalam rangka menjalin silaturahmi, Bhabinkamtibmas Polsek Sipispis Polres Tebing Tinggi Aiptu Iwan…

4 menit ago

Dana Desa Dipertanyakan! Ketahanan Pangan & BumDes Lengkong Kulon Disorot — Dugaan Penyelewengan Mengemuka

bharindo.co.id Majalengka,- Program ketahanan pangan dan pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BumDes) di Desa Lengkong…

7 menit ago

Wamenpora RI Apresiasi Panitia Turnamen Inomasa Cup I U-17 — Serukan Olahraga Jadi Gaya Hidup Bangsa

bharindo.co.id Gorontalo,— Gaung Turnamen Sepak Bola Inomasa Cup I U-17 kembali bergema hingga tingkat nasional.…

2 hari ago

Lapangan Bola Jadi Panggung Komitmen! Kepala Desa Tilote dan Pimpinan Media Bhayangkara Indonesia Serukan Langkah Nyata untuk Masa Depan Pemuda

bharindo.co.id Gorontalo,— Penutupan Turnamen Sepak Bola Inomasa Cup I U-17 tak hanya menandai berakhirnya kompetisi…

2 hari ago

Dari Lapangan Desa ke Mimpi Besar! Pimpinan Media Bhayangkara Indonesia Salut, Inomasa Cup I U-17 Cetak Bibit Unggul Sepak Bola

bharindo.co.id Gorontalo,— Gaung keberhasilan Turnamen Sepak Bola Inomasa Cup I U-17 masih terasa. Ajang yang…

2 hari ago