April 16, 2026
image (4)

OKU Selatan, bharindo.co.id — Polda Sumatera Selatan melalui Polres OKU Selatan meluncurkan program inovatif Desa Sadar Digital (DSD) sebagai langkah strategis dalam mencegah maraknya kejahatan siber berbasis pemberdayaan masyarakat desa.

Peluncuran program tersebut digelar di Aula Sertupol Anumerta Hadinata Polres OKU Selatan dan melibatkan berbagai unsur lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, hingga pelajar dari seluruh wilayah Kabupaten OKU Selatan.

Kapolres OKU Selatan, I Made Redi Hartana, memimpin langsung kegiatan tersebut yang turut dihadiri para Kapolsek, Danramil, Bhabinkamtibmas, Babinsa, kepala dinas terkait, camat, kepala desa, hingga komunitas masyarakat.

Dalam keterangannya, Kapolres menegaskan bahwa program Desa Sadar Digital merupakan solusi konkret menghadapi ancaman kejahatan berbasis teknologi yang kian masif, khususnya di wilayah pedesaan.

“Program Desa Sadar Digital menjadi gerakan bersama. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif melindungi diri dan lingkungan dari ancaman kejahatan siber,” tegasnya, Selasa (07/04/2026).

Program ini menyasar empat kelompok utama, yakni pelajar dan remaja, orang tua dan keluarga, perangkat desa dan tokoh masyarakat, serta pemuda dan masyarakat umum.

Polres OKU Selatan menetapkan tiga fokus utama dalam program ini, yaitu peningkatan literasi digital masyarakat, pencegahan kejahatan siber seperti penipuan online dan judi digital, serta penguatan peran komunitas dalam menjaga keamanan ruang digital.

Untuk mendukung hal tersebut, program DSD dijalankan melalui berbagai metode terintegrasi, mulai dari penyuluhan langsung, edukasi virtual, pembentukan komunitas digital, kampanye media sosial, patroli siber, hingga pendampingan oleh Bhabinkamtibmas di tingkat desa.

Selain itu, kegiatan juga mencakup sosialisasi bahaya hoaks, pencegahan child grooming, kampanye anti judi online, pembentukan relawan literasi digital, serta monitoring dan evaluasi berkala setiap dua bulan.

Program ini juga sejalan dengan kebijakan Listyo Sigit Prabowo melalui program Presisi yang menitikberatkan pendekatan preventif dan kolaboratif, serta arahan Sandi Nugroho dalam mendorong transformasi Polri yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Nandang Mu’min Wijaya, mengapresiasi inovasi yang dihadirkan Polres OKU Selatan sebagai bentuk nyata pelayanan kepada masyarakat.

“Program ini menunjukkan bahwa Polri tidak hanya menindak, tetapi juga mencegah. Desa menjadi garda terdepan dalam membangun ketahanan digital masyarakat,” ujarnya.

Peluncuran Desa Sadar Digital menjadi tonggak penting dalam memperkuat literasi digital masyarakat sekaligus menekan potensi kejahatan siber di wilayah pedesaan.

Ke depan, Polda Sumatera Selatan mendorong program ini untuk terus dikembangkan dan direplikasi di seluruh wilayah jajaran sebagai bagian dari transformasi Polri yang Presisi, humanis, dan berbasis kebutuhan masyarakat. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *