bharindo.co.id Bogor,- Dukungan terhadap pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Desa Cibinong, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, datang dari pemerintah desa setempat. Kepala Desa Cibinong Herry Mulyadi menyatakan proyek pendidikan tersebut dipandang sebagai bagian dari upaya strategis meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sekaligus membuka babak baru perubahan sosial-ekonomi di wilayahnya.
Bagi Herry, pembangunan sekolah bukan sekadar soal gedung dan ruang kelas. Ia melihatnya sebagai investasi jangka panjang yang menentukan arah masa depan desa. Karena itu, Pemerintah Desa Cibinong menyatakan dukungan prinsipil terhadap rencana pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara.
“Pada dasarnya kami mendukung pembangunan yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia,” ujar Herry.
Ia menilai kehadiran sekolah menengah unggulan tersebut berpotensi memperluas akses pendidikan berkualitas, tidak hanya bagi warga Desa Cibinong, tetapi juga masyarakat Kabupaten Bogor dan daerah sekitarnya. Lebih dari itu, Herry menyoroti efek berantai yang mungkin muncul dari proyek tersebut.
Menurutnya, pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara dapat menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi lokal—mulai dari terbukanya lapangan kerja, meningkatnya aktivitas usaha warga, hingga tumbuhnya sektor pendukung di sekitar kawasan sekolah.
“Kami berharap pembangunan sekolah ini memberikan efek ganda, baik di bidang pendidikan maupun ekonomi masyarakat,” katanya.
Namun, dukungan itu disertai catatan. Herry menekankan pentingnya komunikasi dan sinergi antara pengelola pembangunan, pemerintah desa, dan masyarakat. Tanpa koordinasi yang baik, proyek berskala besar berisiko memunculkan persoalan sosial maupun lingkungan.
Ia mengingatkan agar setiap tahapan pembangunan dilakukan secara tertib, transparan, dan mematuhi ketentuan yang berlaku, sekaligus memperhatikan dampak terhadap warga sekitar.
“Koordinasi yang baik sangat diperlukan agar proses pembangunan tidak menimbulkan dampak sosial maupun lingkungan yang merugikan masyarakat,” ujarnya.
Pemerintah Desa Cibinong, kata Herry, siap terlibat aktif dalam proses koordinasi tersebut. Dukungan yang diberikan bukan sekadar pernyataan politis, melainkan komitmen untuk memastikan pembangunan berjalan berkelanjutan dan memberi manfaat nyata bagi warga.
Di tengah ambisi mencetak generasi unggul, pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Cibinong menjadi semacam taruhan: apakah investasi pendidikan ini mampu menjawab harapan masyarakat sekaligus membawa kesejahteraan. Bagi pemerintah desa, jawabannya bergantung pada satu hal—keseriusan semua pihak menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kepentingan warga. (hnds***)