Categories: LAMPUNG TIMUR

Way Kambas di Titik Kritis Zonasi Dipersoalkan, Konflik Gajah–Manusia Jadi Alarm Kebijakan

bharindo.co.id Lampung Timur,— Kasus konflik gajah–manusia di sekitar Taman Nasional Way Kambas (TNWK) kini memasuki fase krusial. Peristiwa yang menelan korban dan memicu gelombang protes warga desa penyangga tidak lagi dipandang sebagai persoalan ekologis semata, melainkan dikaitkan dengan kebijakan pengelolaan kawasan yang dipertanyakan transparansinya.

Sejumlah elemen masyarakat menilai, apabila perubahan zonasi kawasan TNWK dilakukan tanpa keterbukaan informasi dan partisipasi publik, maka konflik yang terjadi saat ini hanyalah gejala dari kebijakan yang tidak tepat sasaran. Dampaknya, keseimbangan ekosistem terganggu dan ruang hidup satwa liar menyempit, sehingga gajah keluar dari habitatnya dan memasuki wilayah permukiman.

“Masalah ini tidak bisa dilihat sebagai bencana alam biasa. Ada kebijakan yang perlu dievaluasi,” ujar salah satu tokoh masyarakat desa penyangga.

Pertanyaan mendasar pun mengemuka di tengah publik Lampung Timur: apakah Taman Nasional Way Kambas tetap dijaga sebagai kawasan konservasi murni, atau justru perlahan dibuka untuk kepentingan tertentu?

Desakan agar pemerintah membuka dokumen perubahan zonasi, melakukan audit kebijakan, serta melibatkan masyarakat dalam pengambilan keputusan semakin menguat. Warga menilai, keterbukaan dan evaluasi menyeluruh menjadi kunci untuk mencegah konflik serupa terulang di masa depan.

Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa hutan telah memberi tanda peringatan. Pergerakan gajah ke luar kawasan konservasi dianggap sebagai sinyal terganggunya sistem ekologis. Di sisi lain, masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan merasa keselamatan dan sumber penghidupan mereka terancam.

Kini, sorotan publik tertuju pada langkah pemerintah dan pengelola TNWK. Jawaban atas polemik zonasi Way Kambas dinilai akan menentukan arah konservasi, keselamatan warga, serta masa depan hubungan manusia dan satwa liar di Lampung Timur. (rfs***)

adminbharindo

Recent Posts

TRAGEDI MENGERIKAN DI BEKASI! TABRAKAN MAUT KERETA VS KENDARAAN — 14 TEWAS, PULUHAN TERLUKA!

Bekasi, bharindo.co.id  — Duka mendalam menyelimuti kawasan Stasiun Bekasi Timur setelah terjadi kecelakaan tragis antara…

12 detik ago

GEBRAKAN BARU! WAPRES GIBRAN DORONG PESANTREN MASUK ERA AI — SANTRI SIAP “NAIK LEVEL”!

Jakarta, bharindo.co.id — Langkah berani kembali ditunjukkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Kali ini, ia secara…

4 menit ago

GEGER! INOMASA CUP II SIAP MELEDAK — BUKAN SEKADAR TURNAMEN, INI “PANGGUNG PANAS” GENERASI MUDA TILANGO!

Tilango, bharindo.co.id  — Aroma panas mulai terasa! Turnamen bergengsi Inomasa Cup II dipastikan segera digelar,…

35 menit ago

Danramil 03/Mojotengah Pimpin Karya Bakti Bersihkan Tanah Longsor yang Timpa Rumah Warga di Desa Gunturmadu

Wonosobo, bharindo.co.id  – Danramil 03/Mojotengah Kodim 0707/Wonosobo, Kapten Arm Suyitno memimpin langsung aksi karya bakti…

5 jam ago

Kodim Wonosobo Gelar Upacara Pemakaman Militer Serma Purn Kabul, Bentuk Penghormatan atas Pengabdian

Wonosobo, bharindo.co.id -  Kodim 0707/Wonosobo menyelenggarakan upacara pemakaman militer untuk almarhum Serma Purn Kabul di…

5 jam ago

Kodim 0707/Wonosobo Gelar TMMD Sengkuyung Tahap II di Desa Grugu Kaliwiro, Wujud Nyata Sinergi TNI-Rakyat Lewat Gotong Royong

Wonosobo, bharindo.co.id - Kodim 0707/Wonosobo melaksanakan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II…

5 jam ago