Tulang Bawang, Bharindo.co.id — Polisi mengambil tindakan tegas terhadap pria berinisial AF (35) yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan satu keluarga di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung.
AF ditembak mati saat petugas hendak melakukan penangkapan di Jalan Lintas Timur, Kecamatan Purbalinggo, Kabupaten Lampung Timur. Polisi menyebut tindakan tersebut dilakukan setelah terduga pelaku melakukan perlawanan dengan menyerang anggota menggunakan senjata tajam.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tulang Bawang AKP Apfryyadi Pratama mengatakan, tindakan tegas terukur dilakukan karena adanya serangan terhadap petugas ketika proses penangkapan berlangsung.
“Tindakan tegas terukur ini diberikan karena pelaku ini menyerang anggota menggunakan senjata tajam saat proses penangkapan di Jalan Lintas Timur, Kecamatan Purbalinggo, Lampung Timur,” kata Apfryyadi saat dihubungi dari Lampung Selatan, Selasa (6/10/2026).
Dalam penindakan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan perkara, di antaranya senjata tajam dan satu unit sepeda motor yang diduga digunakan oleh AF.
“Untuk sementara itu yang bisa kami sampaikan perkembangan kasus ini,” ujarnya.
Sebelumnya, Polres Tulang Bawang melakukan penyelidikan atas kasus meninggalnya satu keluarga di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, pada Senin (5/10/2026) pagi.
Ketiga korban diketahui terdiri dari ayah, ibu, dan anak. Mereka masing-masing bernama Rachmat (69), Hasanah (56), dan Devny Kishela Putri (14).
“Benar, peristiwa pagi tadi pukul 08.30 WIB. Ada tiga orang yang meninggal dunia terdiri dari ayah, ibu dan anaknya,” kata Apfryyadi saat dikonfirmasi, Senin (5/10/2026).
Untuk mengungkap perkara tersebut, jajaran Polres Tulang Bawang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti serta petunjuk, dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.
“Kami telah melakukan olah TKP dengan mencari bukti-bukti petunjuk pada peristiwa tersebut dan meminta keterangan sejumlah saksi,” jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, polisi menemukan adanya sejumlah luka tusukan akibat senjata tajam pada tubuh para korban.
Rachmat ditemukan di kamar utama dengan sejumlah luka tusukan pada bagian tubuhnya. Sementara Hasanah dan anaknya ditemukan di kamar berbeda dalam kondisi berada di atas tempat tidur.
Polisi kemudian melakukan serangkaian penyelidikan hingga mengarah kepada AF yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Dengan ditemukannya terduga pelaku, polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap secara menyeluruh motif, kronologi, serta rangkaian peristiwa yang menyebabkan satu keluarga tersebut meninggal dunia.
Pihak kepolisian juga masih mengumpulkan dan memeriksa berbagai barang bukti serta keterangan saksi guna memastikan konstruksi perkara secara utuh. (***)
