Juli 14, 2026
image (73)

Jakarta, Bharindo.co.id – Sebuah truk bermuatan alat berat jenis ekskavator bor menabrak hingga tersangkut di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (14/7/2026) dini hari. Insiden tersebut mengakibatkan kerusakan pada struktur JPO dan memicu kemacetan panjang di ruas jalan yang menjadi salah satu jalur utama ibu kota.

Kepala Bagian Pembinaan Operasional Direktorat Lalu Lintas (Kabagbinopsnal Ditlantas) Polda Metro Jaya Kompol Robby Hefados menjelaskan, peristiwa terjadi sekitar pukul 00.30 WIB. Hingga Selasa pagi, kepadatan kendaraan masih terjadi dari kawasan Warung Buncit hingga Simpang Kuningan atau Traffic Light Rasuna Said.

“Sopir saat ini sedang dimintai keterangan di kantor kepolisian. Kami sudah melakukan pendataan terhadap truk yang tersangkut sekitar pukul 01.00 WIB. Kasus ini masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara, pengemudi tidak memperhitungkan ketinggian JPO saat melintas dengan muatan alat bor tersebut,” ujar Kompol Robby.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, truk bernomor polisi B 9077 UFU diduga menghantam JPO karena tinggi muatan melebihi batas aman untuk melintas di bawah jembatan. Selain itu, penyidik juga menduga faktor kurangnya konsentrasi pengemudi turut menjadi penyebab terjadinya kecelakaan.

Benturan keras mengakibatkan struktur JPO mengalami kerusakan yang cukup signifikan. Meski demikian, dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka.

Untuk mengantisipasi kemacetan yang semakin panjang, Ditlantas Polda Metro Jaya segera menerapkan rekayasa lalu lintas dan pengalihan arus kendaraan di sejumlah titik.

Kompol Robby mengatakan pihaknya telah menginstruksikan jajaran Satlantas melakukan penutupan sementara akses menuju jalur layang Kapten Tendean dari arah Trans TV maupun Hotel Mercure.

“Saya sudah mengarahkan Kasat Lantas agar dilakukan pengalihan arus, terutama dari arah Trans TV maupun Hotel Mercure. Untuk sementara akses menuju flyover Kapten Tendean ditutup,” jelasnya.

Pengendara dari arah Tendean menuju kawasan Senopati diarahkan melalui Jalan Warung Buncit. Sementara volume kendaraan dari arah Gatot Subroto juga dikurangi guna mengurangi kepadatan di lokasi kejadian.

Selain itu, kendaraan dari Jalan Kapten Tendean yang hendak menuju Blok M tidak diperbolehkan melintas melalui jalur layang. Pengendara dialihkan menuju Jalan Mampang Prapatan Raya, kemudian melalui Warung Buncit dan memutar di lokasi yang telah ditentukan sebelum kembali menuju arah Tendean.

Hingga Selasa pagi sekitar pukul 09.00 WIB, proses evakuasi truk beserta alat berat masih belum dapat dilakukan. Polisi masih berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga DKI Jakarta untuk mendatangkan crane, mengingat proses evakuasi harus dilakukan secara hati-hati agar tidak memperparah kerusakan pada struktur JPO.

“Saat ini arus lalu lintas masih padat sehingga evakuasi belum bisa dilaksanakan. Prioritas kami adalah pengaturan lalu lintas sambil menunggu alat berat dari dinas terkait. Karena melibatkan JPO, proses evakuasi harus menggunakan crane dan dilakukan setelah jam sibuk agar lebih aman,” pungkas Kompol Robby.

Ditlantas Polda Metro Jaya mengimbau para pengemudi kendaraan angkutan barang agar selalu memastikan dimensi dan tinggi muatan sesuai ketentuan sebelum melintas di jalan raya. Kepatuhan terhadap aturan tersebut dinilai sangat penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan serta menjaga keselamatan pengguna jalan lainnya. (azs***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *