Categories: POLRI

Usai Operasi Ketupat, Korlantas Polri Tegaskan Semangat Pelayanan Tak Boleh Padam

Bharindo Jakarta,– Meskipun sirene Operasi Ketupat 2025 telah berhenti berbunyi, semangat pelayanan Polri justru makin digeber.

Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho menegaskan bahwa tugas utama sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom masyarakat tetap harus menjadi nafas keseharian setiap personel, tanpa jeda.

“Tidak ada pekerjaan yang sulit jika kita bekerja sama. Operasi boleh selesai, tapi tugas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat harus terus berjalan. Ini adalah tanggung jawab kita semua,” tegas Agus saat memimpin apel pagi sekaligus halal bihalal di lapangan NTMC Polri, Jakarta,, Kamis (10/4/2025).

Dalam suasana penuh kebersamaan usai Hari Raya Idulfitri 1446 H, Agus menekankan pentingnya soliditas internal sebagai kunci utama menjaga marwah institusi.

“Yang paling penting, di internal Korlantas tidak ada konflik, tidak ada kegaduhan. Kita ini satu keluarga besar Polri. Kalau internal kompak, pelayanan ke masyarakat pasti maksimal,” ujar jenderal bintang dua itu.

Agus juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran Polisi Lalu Lintas atas kinerja impresif selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2025.

Menurutnya, keberhasilan operasi yang mendapat pujian dari Presiden hingga Kapolri adalah buah manis dari kerja keras yang dibumbui kolaborasi dan komunikasi apik di lapangan.

“Terima kasih atas dedikasi yang luar biasa. Kita berhasil membuat mudik tahun ini aman, lancar, dan berkesan. Ini bukan kerja satu orang, tapi kerja kita semua,” ucapnya penuh rasa bangga.

Tak hanya itu, ia juga menyampaikan pesan khusus dari Kapolri yang menitipkan rasa terima kasih dan penghargaan untuk setiap personel yang terlibat dalam operasi besar tersebut.

Menutup apel, Agus memanfaatkan momentum halal bihalal untuk menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri dan mengajak seluruh anggota Korlantas saling memaafkan.

“Halal bihalal ini penting, bukan sekadar tradisi, tapi perekat solidaritas. Saya mohon maaf lahir dan batin. Mari kita perkuat kebersamaan untuk menghadapi tugas-tugas ke depan dengan hati yang lapang dan semangat baru,” pungkasnya. (ils78***)

adminbharindo

Recent Posts

TEROR DIGITAL MENGINTAI DIAM-DIAM! Wakapolri Bongkar Ancaman Baru yang Menyusup Lewat Gadget dan Media Sosial

Jakarta, bharindo.co.id — Ancaman terhadap keamanan negara kini tidak lagi selalu hadir dalam bentuk senjata,…

7 jam ago

ROTASI PANAS DI TUBUH BRIMOB! Kombes Heru Novianto Ambil Alih Pasukan Brimob II, Arif Budiman Meluncur Jadi Kapolda Malut

Depok, bharindo.co.id - Korps Brimob Polri kembali melakukan manuver besar di jajaran elite pasukan. Dalam…

7 jam ago

Bareskrim Bidik Konsumen “Gas Tertawa” Viral! Selebgram Hingga Pembeli Ratusan Kali Dipanggil Polisi

JAKARTA, bharindo.co.id — Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri terus mengembangkan kasus dugaan peredaran gas…

7 jam ago

Densus 88 Bongkar “Teror Digital” yang Mengincar Anak Muda, Wakapolri: Negara Tak Boleh Kalah di Ruang Siber

JAKARTA, bharindo.co.id  — Ancaman terorisme dan ekstremisme berbasis kekerasan kini berubah wajah. Jika dulu identik…

7 jam ago

Prabowo ‘Tampar’ Mental ASN! Anak Muda Diminta Berani Jadi Pengusaha dan Kuasai Dunia Usaha

Jakarta, bharindo.co.id — Prabowo Subianto meminta generasi muda Indonesia tidak hanya bercita-cita menjadi aparatur sipil…

7 jam ago

Prabowo Murka! Menteri dan ASN Nakal Diultimatum, Teknologi Canggih Disiapkan Bongkar Korupsi dan Bunker Tersembunyi

Jakarta, bharindo.co.id — Prabowo Subianto memberikan peringatan keras kepada seluruh menteri, kepala badan, hingga pimpinan…

7 jam ago