Categories: Majalengka

Wartawan soroti sikap Pendamping Ineu Purwadewi Sundari saat reses di kantor DPC – PDIP Majalengka

bharindo.co.id Majalengka,-  Kebebasan pers di Indonesia, khususnya terkait liputan di lingkungan dewan (DPR/DPRD) dan pemerintahan, masih menghadapi tantangan serius dengan adanya intimidasi, kekerasan fisik, serta pembatasan akses, pada saat Kegiatan Musran PDI Perjuangan PAC Majalengka dan reses Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari di Kantor DPC PDI Perjuangan, Kabupaten Majalengka menyisakan pertanyaan terkait sikap terhadap kerja jurnalistik.

Sejumlah wartawan menilai adanya indikasi pembatasan akses liputan oleh pendamping anggota dewan tersebut.Peristiwa itu terjadi ketika seorang pendamping Ineu Purwadewi Sundari, bernama Darsini membagikan uang duduk peserta kepada tamu undangan.

Darsini melontarkan kalimat bernada pelan kepada para tamu, “Pa, Bu, kita ke dalam, di luar banyak wartawan.” Kalimat tersebut terdengar jelas oleh beberapa wartawan yang berada di sekitar lokasi, Rabu (25/02/2026).

Ucapan itu segera memicu reaksi awak media majalengka yang tengah meliput kegiatan reses terbuka. Wartawan mempertanyakan maksud pernyataan tersebut, terlebih reses merupakan agenda publik yang lazim diliput pers sebagai bagian dari fungsi pengawasan dan penyampaian informasi kepada masyarakat.

Saat dimintai penjelasan, Darsini membantah tudingan menghalangi kerja wartawan. Ia berdalih, pernyataannya semata-mata bertujuan mengatur jarak antara tamu undangan dan wartawan.

“Wartawan terlalu mepet dengan tamu undangan. Jadi supaya tidak tercampur, mana tamu dan mana wartawan,” jelasnya.

Namun keterangan itu dinilai tidak sepenuhnya menjawab kegelisahan wartawan. Sebab, pada saat bersamaan, para jurnalis mengaku sedang meminta data dan keterangan resmi terkait kegiatan reses—aktivitas yang merupakan bagian dari kerja jurnalistik.

Bahkan, menurut wartawan, salah seorang anggota DPRD Kabupaten Majalengka dan juga ketua PAC Majalengka, Agus, sempat mempersilakan proses peliputan tersebut.

Darsini justru mengarahkan wartawan untuk menanyakan langsung kepada Ineu Purwadewi Sundari.Masalahnya, ketika wartawan hendak menindaklanjuti arahan itu, Ineu disebut telah meninggalkan lokasi. Darsini pun segera bergegas menaiki kendaraan dan pergi dari tempat acara.

Sikap tersebut menimbulkan kesan adanya penghindaran terhadap pertanyaan wartawan. Padahal, reses anggota dewan merupakan forum pertanggungjawaban politik kepada konstituen yang secara prinsip terbuka untuk diliput media.

Hingga berita ini diturunkan, Ineu Purwadewi Sundari belum memberikan penjelasan langsung terkait ucapan pendampingnya maupun sikap panitia terhadap kehadiran wartawan. Pihak DPC PDI Perjuangan Majalengka juga belum menyampaikan klarifikasi resmi.

Kenapa kalau bukan acara reses anggota DPRD provinsi Jawa barat Ineu Purwadewi Sundari, tapi kenapa Darsini pendamping Ineu Purwadewi Sundari yang membagikan uang duduk peserta kepada tamu undangan kalau ituh bener acara DPC PDI perjuangan majalengka.

Insiden ini menambah daftar ketegangan antara kegiatan politik dan kerja jurnalistik di daerah. Dalam konteks demokrasi, pembatasan baik langsung maupun tersirat terhadap peliputan agenda publik berpotensi menggerus prinsip keterbukaan informasi dan kebebasan pers.

Intimidasi sering terjadi dalam bentuk pembatasan akses, penyitaan alat kerja, ancaman fisik, dan penghapusan paksa hasil liputan oleh oknum saat terjadi demonstrasi di sekitar kawasan dewan atau pusat pemerintahan.

Dewan Pers menekankan bahwa kemerdekaan pers dijamin Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 dan mengecam segala bentuk intimidasi serta tindakan sepihak yang menghambat tugas jurnalistik. Dewan Pers juga memperkuat kerja sama dengan Komnas HAM untuk meningkatkan perlindungan bagi jurnalis. (Yyts***)

adminbharindo

Recent Posts

Polda Papua Gelar Apel Pagi Gabungan, Perkuat Disiplin dan Soliditas Personel

Jayapura, bharindo.co.id  — Kepolisian Daerah Papua menggelar apel pagi gabungan di Mapolda Papua Baru, Koya…

35 menit ago

Polda Bali Intensifkan Pengawasan Harga Pangan, Satgas Saber Pangan Turun ke Pasar dan Distributor

Denpasar, bharindo.co.id — Polda Bali melalui Tim Satuan Tugas Sapu Bersih Pangan (Satgas Saber Pangan)…

40 menit ago

Bid Propam Polda Kaltim Periksa Senjata Api dan Disiplin Personel Polres Kutai Timur

Kutai Timu, bharindo.co.id — Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Kalimantan Timur (Kaltim) melaksanakan…

42 menit ago

Polisi Periksa Sopir Taksi Listrik Usai Insiden Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi

Bekasi, bharindo.co.id  — Kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap sopir taksi listrik online Green SM menyusul insiden…

46 menit ago

Korban Tewas Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek Bertambah Jadi 15 Orang

Jakarta, bharindo.co.id  — Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan antara Kereta Rel Listrik (KRL) dan…

50 menit ago

Pasokan Energi Nasional Stabil, Pemerintah Perkuat Strategi Kemandirian Energi

Jakarta, bharindo.co.id — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan kondisi pasokan…

53 menit ago