Categories: NGANJUK

Warga Desa Nglawak Berharap Bongkar dan Bangun Ulang

bharindo.co.id Nganjuk,- Ramainya pemberitaan di beberapa media tentang pembangunan sistem drainase (u ditch) di Desa Nglawak Kecamatan Kertosono yang diduga di kerjakan asal jadi.

Tim media Bhayangkara Indonesia mencoba menghubungi pihak pelaksana proyek. Setelah di hubungi, pihak pelaksana pun berjanji akan memperbaiki drainase u ditch yang di keluhkan warga setempat.

Informasinya proyek pembangunan sistem drainase (u ditch) sudah diperbaiki. Saat tim Bhayangkara Indonesia turun ke lokasi, perbaikan tersebut cuma sebatas menggunakan luluh (adukan pasir dan semen).

Di lokasi juga banyak ditemukan kejanggalan, diantaranya adukan luluh yang diduga kurang semen, luluh juga sudah mulai mengelupas serta masih banyak lubang-lubang yang belum tertutup.

Kondisi bangunan tidak berubah meskipun sudah dilakukan perbaikan, tutup u ditch juga masih banyak yang pecah, bahkan banyak lubang mengangah yang bisa menyebabkan kaki terperosok

Proyek yang di kerjakan oleh CV Mas Adji dengan anggaran Rp 266.115.829 dari APBD TA 2025 dengan waktu pelaksanaan 60 hari kalender diduga dikerjakan asal jadi.

Pembangunan ini merupakan bentuk kegagalan atau setidaknya cacat pekerjaan yang menunjukkan perbaikan tidak efektif serta membuang-buang anggaran negara.

Naryo tokoh masyarakat setempat merasa gerah dan kecewa pada pelaksanaan proyek tersebut, dia berharap bangunan tersebut di bongkar dan di pasang ulang.

“Saya kecewa dengan pekerjaan ini, saya juga berharap di bongkar dan di pasang ulang serta di rapikan pekerjaannya. Lubang-lubang tersebut sangat membahayakan pejalan kaki, terutama anak kecil.” Keluhnya, Jum’at (27/2)

Naryo juga menambahkan, “Sebelum ada saluran drainase u ditch, jalan tidak pernah banjir. Anehnya setelah di pasang u ditch jalan jadi sering banjir di waktu hujan, dikarenakan air tidak bisa mengalir dan meresap. Kalau di lihat secara kasat mata, saluran tersebut tidak ada sudut kemiringan yang mengakibatkan air tidak bisa mengalir.” Tambahnya.

Ony Supriyono selaku Plt Dinas PUPR Nganjuk saat di konfirmasi tim media tidak merespon dan hanya sekedar menjawab “terima kasih atas informasinya”

Atas kejadian tersebut kami berharap aparat penegak hukum (APH) agar segera turun tangan dengan memanggil dan memeriksa siapa saja yang terlibat.
(Prass***)

adminbharindo

Recent Posts

Pasokan Energi Nasional Stabil, Pemerintah Perkuat Strategi Kemandirian Energi

Jakarta, bharindo.co.id — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan kondisi pasokan…

2 menit ago

TRAGEDI MENGERIKAN DI BEKASI! TABRAKAN MAUT KERETA VS KENDARAAN — 14 TEWAS, PULUHAN TERLUKA!

Bekasi, bharindo.co.id  — Duka mendalam menyelimuti kawasan Stasiun Bekasi Timur setelah terjadi kecelakaan tragis antara…

5 menit ago

GEBRAKAN BARU! WAPRES GIBRAN DORONG PESANTREN MASUK ERA AI — SANTRI SIAP “NAIK LEVEL”!

Jakarta, bharindo.co.id — Langkah berani kembali ditunjukkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Kali ini, ia secara…

9 menit ago

GEGER! INOMASA CUP II SIAP MELEDAK — BUKAN SEKADAR TURNAMEN, INI “PANGGUNG PANAS” GENERASI MUDA TILANGO!

Tilango, bharindo.co.id  — Aroma panas mulai terasa! Turnamen bergengsi Inomasa Cup II dipastikan segera digelar,…

40 menit ago

Danramil 03/Mojotengah Pimpin Karya Bakti Bersihkan Tanah Longsor yang Timpa Rumah Warga di Desa Gunturmadu

Wonosobo, bharindo.co.id  – Danramil 03/Mojotengah Kodim 0707/Wonosobo, Kapten Arm Suyitno memimpin langsung aksi karya bakti…

5 jam ago

Kodim Wonosobo Gelar Upacara Pemakaman Militer Serma Purn Kabul, Bentuk Penghormatan atas Pengabdian

Wonosobo, bharindo.co.id -  Kodim 0707/Wonosobo menyelenggarakan upacara pemakaman militer untuk almarhum Serma Purn Kabul di…

5 jam ago