April 14, 2024

Bharindo Pegunungan Bintang ~ Tim Kesehatan Pos Iwur Satgas Yonif 310/KK berikan pertolongan pertama kepada Albertinus Kasipmabin (19) yang terluka pada bagian kaki akibat terkena benda tajam (kapak) saat dirinya sedang membelah kayu bakar di Kampung Dipol, Distrik Iwur, Kabupaten Pegunungan Bintang, Minggu (24/3/2024).

Hal ini disampaikan oleh Dansatgas Yonif 310/KK Letkol Inf Andrik Fachrizal dalam keterangan tertulisnya secara terpisah di Makotis (Markas Komando Taktis) di Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Dansatgas menuturkan, berdasarkan laporan yang diterima, korban dibawa ke Pos Iwur oleh keluarganya Marthen Kasipmabin (25) bermaksud meminta pertolong untuk mengobati luka robek yang diderita adiknya.

“Setelah kita periksa kondisinya, luka robek yang dialami sekitar 10 cm dengan kedalaman luka 0,5 cm. Posisi luka berada di kaki kanan bagian telapak kaki atas,” ucap Dansatgas.

Lanjut dikatakan, tindak medis yang dilakukan adalah membersihkan luka dan menghentikan pendarahan, tim kesehatan pun memberikan suntikan anestesi sebelum melakukan penjahitan luka. Sebanyak 10 jahitan diberikan kepada Albertinus.

Menurut Letkol Inf Andrik Fachrizal, membantu masyarakat merupakan bagian dari tugas Satgas Yonif 310/KK di samping tugas pokoknya dalam menjaga perbatasan, yaitu memberikan bantuan kesehatan kepada masyarakat setempat.

Sementara itu, Danpos Iwur Letda Inf Deri Sumardi menambahkan untuk mencegah infeksi dan mempercepat penyembuhannya selain diberikan obat anti nyeri dan antibiotik, Albertinus juga harus melakukan kontrol terhadap lukanya tersebut.

“Tiga hari kedepan kita akan lakukan pengecekan ulang terhadap lukanya, semoga dia lekas sembuh dan dapat beraktivitas lagi seperti biasanya” tambah Letnan Deri.

Atas pertolongan yang diberikan, Agustinus Kasipmabin mengucapkan terima kasihnya kepada tim kesehatan Satgas Yonif 310/KK yang dengan sigap memberikan pertolongan pertama obati luka yang dideritanya.

“Terima kasih bapak-bapak TNI yang sudah obati luka saya, mereka sangat baik dan ramah. Saya pun dikasih obat dan besok harus kesini lagi untuk periksa ulang kaki saya,” tutur Agustinus. (Sbs***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.