Jakarta, bharindo.co.id – Kepolisian Republik Indonesia terus mengoptimalkan pengamanan arus mudik melalui pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah penerapan ratusan rekayasa lalu lintas guna menjaga kelancaran perjalanan masyarakat selama periode mudik Lebaran.
Berbagai skema rekayasa lalu lintas diterapkan, mulai dari pengalihan arus, sistem satu arah (one way), hingga pengaturan buka tutup jalur di sejumlah titik rawan kepadatan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengurai kemacetan sekaligus meminimalisir potensi kecelakaan di jalan raya.
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman.
Selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, ratusan rekayasa lalu lintas telah diberlakukan secara situasional berdasarkan kondisi di lapangan. Penerapan sistem one way di jalur tol serta pengalihan arus di jalan arteri terbukti mampu mengurangi kepadatan kendaraan, khususnya pada puncak arus mudik.
Selain itu, personel kepolisian juga disiagakan di berbagai titik strategis untuk melakukan pengaturan lalu lintas secara langsung, memberikan imbauan kepada pengendara, serta memastikan kelancaran arus kendaraan.
Polri mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
Dengan sinergi antara aparat dan masyarakat, diharapkan arus mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, sehingga masyarakat dapat merayakan hari raya bersama keluarga dengan penuh kebahagiaan. (ils78***)
