Mei 15, 2026
WhatsApp Image 2026-05-14 at 21.08.49

Bitung, bharindo.co.id – Polres Bitung kembali menunjukkan komitmennya sebagai pelindung dan pengayom masyarakat dengan mengawal penuh jalannya Ibadah Kenaikan Yesus Kristus Tahun 2026 di seluruh wilayah Kota Bitung, Kamis (14/5/2026). Di tengah suasana khidmat umat Kristiani memperingati hari suci, kehadiran aparat kepolisian menjadi simbol ketenangan dan rasa aman bagi ribuan jemaat yang beribadah.

Sejak pagi hari, personel kepolisian disiagakan di berbagai titik gereja dan pusat keramaian guna memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan tertib, aman, dan penuh kedamaian. Langkah cepat dan humanis yang dilakukan jajaran Polres Bitung mendapat apresiasi dari masyarakat karena mampu menghadirkan suasana ibadah yang sejuk tanpa rasa khawatir.

Di wilayah Kecamatan Aertembaga, personel Polsek Aertembaga melakukan patroli serta pengamanan di sejumlah rumah ibadah, di antaranya GMIM Kanaan Winenet, Gereja Katolik Salib Suci Aertembaga, dan GMIM Lembah Kanaan Winenet. Kehadiran polisi di tengah umat tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara aparat dan masyarakat.

Sementara itu, pengamanan terbesar terpantau di Gereja Katolik St. Paulus Pinokalan. Sekitar 1.200 umat Katolik dari Paroki Santa Antonius De Padua Girian mengikuti rangkaian kegiatan ziarah dan Misa dengan penuh kekhusyukan. Prosesi devile yang berlangsung meriah mendapat pengawalan ketat namun humanis dari Satlantas Polres Bitung bersama personel Polsek Ranowulu, sehingga seluruh kegiatan berjalan lancar tanpa hambatan.

Momentum religius tersebut semakin terasa hangat ketika aparat keamanan terlihat aktif membantu pengaturan lalu lintas, mengarahkan jemaat lanjut usia, hingga memastikan area ibadah steril dan nyaman. Kehadiran polisi bukan sekadar menjalankan tugas formal, tetapi menjadi bagian dari pelayanan kemanusiaan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Hasil monitoring di lapangan juga memastikan tidak terdapat kegiatan ibadah padang di lokasi wisata. Seluruh aktivitas keagamaan terpusat di gereja-gereja dengan situasi yang aman dan terkendali.

Kabag Ops Polres Bitung, AKP Nofri Sadia, SH menegaskan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk nyata pelayanan Polri kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama maupun golongan.

“Kami ingin memastikan umat dapat menjalankan ibadah dengan rasa aman dan damai. Kehadiran personel Polres Bitung adalah bentuk pelayanan tulus demi menjaga keamanan serta memperkuat toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kota Bitung,” tegasnya.

Senada dengan itu, Kapolsek Ranowulu IPTU Teguh Pambudi, S.Sos menyampaikan bahwa keberhasilan pengamanan tidak lepas dari sinergi kuat antara aparat keamanan, pengurus gereja, dan seluruh jemaat.

“Kondisi yang aman dan tertib ini lahir dari kebersamaan. Ketika aparat dan masyarakat saling menjaga, maka kedamaian akan selalu hadir di tengah kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Perayaan Kenaikan Yesus Kristus 2026 di Kota Bitung pun berlangsung penuh khidmat, damai, dan menyejukkan. Di balik suasana sakral tersebut, hadir sosok-sosok polisi yang bekerja tanpa lelah menjaga keamanan, membuktikan bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sahabat masyarakat dalam setiap momentum kehidupan. (eds***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *