Mei 22, 2026
image - 2026-05-22T190411.107

JAKARTA, bharindo.co.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) RI menegaskan kader Sobat Bersinar (Bersih Narkoba) berperan sebagai agen perubahan atau agent of change dalam memberikan edukasi pencegahan narkotika di lingkungan sekolah maupun pergaulan sosial masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto saat menerima audiensi Bupati Batubara, Jumat (22/5/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNN menekankan pentingnya penguatan program pencegahan berbasis edukasi, khususnya bagi generasi muda melalui lingkungan sekolah dan masyarakat.

“Program ini menjadi bagian dari implementasi Integrasi Kurikulum Anti-Narkotika (IKAN) yang terintegrasi dengan program Ananda Bersinar (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkotika),” ujar Kepala BNN.

Selain itu, BNN juga mendorong pembentukan empat kader penggerak di setiap sekolah yang bertugas sebagai peer educator atau pendidik sejawat guna memperkuat ketahanan generasi muda terhadap ancaman penyalahgunaan narkotika.

Tak hanya fokus pada lingkungan pendidikan, Kepala BNN juga memberikan tantangan kepada para kepala desa di Kabupaten Batubara agar berani memetakan sekaligus melaporkan titik-titik rawan peredaran narkotika di wilayah masing-masing.

Menurutnya, keterlibatan aktif aparat desa menjadi langkah penting dalam mendukung upaya pemberantasan narkoba hingga ke tingkat akar rumput.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara aparat desa dan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) dalam memantau peredaran rokok elektrik serta modus penyalahgunaan narkotika cair yang kini mulai menyasar masyarakat pedesaan.

Di bidang rehabilitasi, BNN mendorong pendataan mantan pecandu narkotika serta penguatan pelatihan berbasis sertifikasi melalui Balai Latihan Kerja (BLK). Langkah tersebut dilakukan agar mantan pengguna memiliki keterampilan dan sumber penghasilan sehingga dapat mencegah terjadinya relapse atau kembali menggunakan narkotika.

BNN berharap seluruh elemen masyarakat, mulai dari sekolah, aparat desa, hingga keluarga dapat terus bersinergi dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba demi menyelamatkan generasi muda Indonesia. (ils78***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *