Warga Soroti Dugaan Mandeknya Program Desa Bumiwangi, Minta Audit Pengelolaan APBDes dan BUMDes
Kabupaten Bandung, bharindo.co.id – Sejumlah warga Desa Bumiwangi, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menyampaikan keluhan terkait kondisi infrastruktur dan sejumlah program desa yang dinilai belum memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Berdasarkan hasil penelusuran dan informasi yang dihimpun Bharindo di lapangan, warga menyoroti kondisi sejumlah ruas jalan desa yang disebut masih memerlukan perbaikan. Padahal, Desa Bumiwangi dikenal sebagai salah satu wilayah yang berkembang dengan keberadaan sejumlah kawasan perumahan serta memiliki potensi sebagai desa wisata.
Masyarakat menilai pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu kebutuhan mendesak karena berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan mobilitas warga sehari-hari.
Selain persoalan infrastruktur, warga juga mempertanyakan realisasi program ketahanan pangan yang menurut ketentuan memperoleh alokasi anggaran dari APBDes. Beberapa warga mengaku belum merasakan dampak program tersebut, khususnya pada sektor pertanian dan perkebunan yang menjadi sumber mata pencaharian sebagian masyarakat.
Tak hanya itu, warga juga meminta adanya keterbukaan terkait pemanfaatan dana hibah yang disebut diperuntukkan bagi sektor lingkungan, kesehatan, dan pendidikan. Mereka berharap pemerintah desa dapat menyampaikan informasi secara transparan mengenai pelaksanaan program-program tersebut kepada masyarakat.
Sorotan juga diarahkan kepada pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Bumiwangi. Warga mengaku belum merasakan manfaat langsung dari keberadaan BUMDes meskipun sebelumnya telah dialokasikan anggaran untuk legalitas, operasional kantor, dan penyertaan modal usaha.
Menurut sejumlah warga, keberadaan BUMDes seharusnya mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa dan melibatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaannya agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas.
Atas berbagai persoalan tersebut, masyarakat mendesak agar dilakukan evaluasi dan audit terhadap pengelolaan anggaran desa oleh pihak berwenang, termasuk Inspektorat Kabupaten Bandung dan Inspektorat Provinsi Jawa Barat.
Warga berharap proses pemeriksaan dilakukan secara objektif dan profesional untuk memastikan seluruh penggunaan anggaran desa telah sesuai dengan peruntukannya serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam keterangannya kepada Bharindo, sejumlah warga juga mengaku telah berupaya meminta penjelasan terkait berbagai program yang dipersoalkan. Namun mereka berharap adanya klarifikasi resmi dari pemerintah desa agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran informasi di tengah masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, Bharindo belum memperoleh keterangan resmi dari Kepala Desa Bumiwangi terkait berbagai aspirasi, kritik, dan pertanyaan yang disampaikan masyarakat. Sesuai ketentuan Undang-Undang Pers, Bharindo membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada Pemerintah Desa Bumiwangi untuk memberikan penjelasan secara berimbang atas berbagai persoalan yang menjadi perhatian warga. (jss***)
