JAKARTA, bharindo.co.id – Di tengah hiruk pikuk kawasan wisata Kota Tua Jakarta, Retno tetap setia membuka lapaknya setiap hari. Perempuan yang telah hampir empat tahun menggantungkan hidup dari aktivitas berdagang itu hanya memiliki harapan sederhana: dagangannya laku dan dapat mencukupi kebutuhan keluarganya.
Namun di tengah tantangan ekonomi yang dihadapi pedagang kecil, Retno merasakan kebahagiaan tersendiri saat menerima bantuan sosial yang disalurkan Polri dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, Jumat (12/6/2026).
Bagi Retno, bantuan tersebut bukan hanya sekadar paket sembako, melainkan bentuk perhatian yang memberikan semangat bagi masyarakat kecil yang setiap hari berjuang mencari nafkah.
“Sangat bermanfaat tentunya buat kita sebagai pedagang di sini,” ujar Retno dengan penuh rasa syukur.
Retno mengaku baru pertama kali mengetahui adanya kegiatan bakti sosial yang menyasar para pedagang dan masyarakat yang beraktivitas di kawasan Kota Tua. Meski sederhana, kepedulian yang diberikan membuat dirinya merasa diperhatikan.
Menurutnya, perhatian kepada pedagang kaki lima menjadi bukti bahwa masyarakat kecil juga mendapatkan tempat dan perhatian dalam berbagai program sosial yang dilakukan Polri.
Sebagai pedagang yang setiap hari beraktivitas di kawasan wisata bersejarah tersebut, Retno berharap Polri terus hadir memberikan rasa aman dan perlindungan kepada masyarakat.
“Semoga semakin jaya, semakin melindungi kita yang di sini, semakin mengayomi masyarakat,” tuturnya.
Ungkapan terima kasih juga disampaikan Yadi, salah satu perwakilan komunitas pedagang dan pelaku usaha di Kota Tua. Ia menilai bantuan sosial yang diberikan Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang menggantungkan hidup dari aktivitas perdagangan dan pariwisata.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Polisi atas bantuan dan kepeduliannya kepada kami. Harapan kami ke depan, Polri tetap semangat melindungi kami dan ikut meningkatkan pariwisata yang ada di Kota Tua,” kata Yadi.
Menurutnya, kehadiran aparat kepolisian selama ini turut menciptakan rasa aman dan nyaman bagi para pedagang maupun wisatawan yang datang ke kawasan Kota Tua. Situasi yang kondusif membuat aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan dengan baik.
“Terima kasih juga selama ini atas keamanannya yang telah membimbing dan mengamankan kami dalam berkegiatan di Kota Tua,” tambahnya.
Bantuan sosial yang diberikan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya para pelaku usaha kecil yang setiap hari berjuang memenuhi kebutuhan hidup keluarga mereka.
Bagi Retno, perhatian seperti ini menjadi penyemangat untuk terus bertahan dan bekerja keras di tengah berbagai tantangan yang dihadapi pedagang kecil.
“Selamat ulang tahun untuk Polri. Semoga semakin maju dan terus mengayomi masyarakat,” ucapnya.
Di balik kesibukan berdagang dan kerasnya perjuangan mencari nafkah, bantuan yang diterima Retno dan rekan-rekan pedagang lainnya menjadi pengingat bahwa kepedulian masih hadir di tengah masyarakat. Sebuah perhatian sederhana yang mampu menghadirkan harapan, semangat, dan optimisme untuk menatap hari esok yang lebih baik. (***)
