Jogo Jatim Makin Solid! Polda Jatim dan Kejati Perkuat Sinergi, Tegaskan Tak Ada Ruang Ego Sektoral dalam Penegakan Hukum
Surabaya, Bharindo.co.id – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur terus memperkuat sinergitas antarlembaga guna meningkatkan efektivitas penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Jawa Timur.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam agenda silaturahmi antara jajaran Polda Jatim dan Kejati Jatim yang menjadi momentum mempererat koordinasi, komunikasi, serta kolaborasi dalam mendukung sistem peradilan pidana yang terpadu.
Kapolda Jawa Timur menegaskan bahwa hubungan antara Polri dan Kejaksaan harus dibangun di atas semangat kebersamaan demi memberikan pelayanan hukum terbaik kepada masyarakat.
“Tidak ada ruang bagi ego sektoral maupun sekat antaraparat penegak hukum. Yang harus terus kita bangun adalah semangat kebersamaan, koordinasi, dan kolaborasi sesuai tugas dan kewenangan masing-masing,” tegas Kapolda Jatim.
Kapolda menambahkan, Polda Jatim bersama Kejati Jatim memiliki komitmen yang sama untuk terus memperkuat koordinasi dalam menjalankan tugas penegakan hukum secara profesional, transparan, dan berintegritas.
Menurutnya, sinergitas yang terjalin menjadi fondasi penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menghadirkan kepastian hukum, sekaligus mendukung berbagai program strategis pemerintah di Jawa Timur.
Lebih lanjut, Kapolda menjelaskan bahwa semangat “Jogo Jatim” merupakan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan, khususnya aparat penegak hukum, dalam menjaga stabilitas daerah serta memberikan pelayanan hukum yang berkeadilan kepada masyarakat.
“Semangat Jogo Jatim merupakan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga keamanan, ketertiban, stabilitas daerah, serta memberikan pelayanan hukum yang profesional, berintegritas, dan berkeadilan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa setiap dinamika yang muncul dalam proses penegakan hukum harus diselesaikan melalui komunikasi yang baik, koordinasi yang intensif, serta saling menghormati antarinstansi, sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman yang dapat menghambat pelayanan kepada masyarakat.
Kapolda optimistis kolaborasi yang semakin erat antara Polda Jatim dan Kejati Jatim akan semakin memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum sekaligus menjaga kondusivitas wilayah Jawa Timur.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Abdul Qohar Affandi, menyampaikan bahwa tantangan kamtibmas yang terus berkembang membutuhkan respons cepat serta koordinasi yang kuat antarpenegak hukum.
“Soliditas kejaksaan dan Polri menjadi kunci dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap proses penegakan hukum,” ungkapnya.
Ia menegaskan Kejati Jawa Timur siap terus memperkuat sinergi dengan Polda Jatim dalam mewujudkan penegakan hukum yang profesional, berkeadilan, serta mampu memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.
Silaturahmi tersebut sekaligus menjadi bukti komitmen kedua institusi dalam memperkuat sistem peradilan pidana terpadu, sehingga koordinasi antara penyidik dan penuntut umum dapat berjalan semakin efektif demi terciptanya pelayanan hukum yang berkualitas. (yadis***)
