September 10, 2026
WhatsApp Image 2026-09-09 at 14.18.13

PASANGKAYU, bharindo.co.id — Rumah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jalan Ir. Soekarno, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, diduga menjadi sasaran pencurian. Pelaku diduga masuk melalui jendela kamar yang mengalami kerusakan dan membawa kabur perhiasan emas sekitar 35 gram serta satu unit mesin air.

Peristiwa tersebut diketahui pada Selasa (8/9/2026) pagi. Saat kejadian, pemilik rumah, Selvi, yang diketahui merupakan ASN pada Dinas Perhubungan, sedang berada di Kota Palopo.

Kondisi rumah pertama kali diketahui sekitar pukul 08.00 WITA oleh seorang karyawan pencucian mobil yang hendak membuang sampah di bagian belakang tempat usahanya. Saksi melihat kondisi rumah korban yang tampak mencurigakan dan kemudian menyampaikan temuannya kepada pemilik usaha.

Sekitar pukul 09.45 WITA, salah seorang saksi mendapat telepon dari korban yang meminta agar kondisi rumahnya diperiksa. Saksi kemudian mendatangi lokasi.

Saat tiba, saksi mendapati pintu samping rumah dalam keadaan terbuka. Kondisi kamar terlihat berantakan, sejumlah barang berserakan, sedangkan jendela kamar mengalami kerusakan. Kondisi tersebut diduga menjadi akses pelaku untuk masuk ke dalam rumah.

Dari pemeriksaan awal, korban mengetahui sejumlah barang miliknya telah hilang. Di antaranya perhiasan emas dengan berat sekitar 35 gram dan satu unit mesin air. Total kerugian hingga kini masih dalam proses pendataan.
Mendapat informasi adanya dugaan pencurian tersebut, Bhabinkamtibmas Polsek Pasangkayu BRIPKA NURMAN NURDIN bersama personel langsung bergerak mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas kemudian mengamankan lokasi dan melakukan langkah awal penanganan. Personel Polsek Pasangkayu juga berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Pasangkayu untuk melakukan olah TKP serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Selain itu, petugas mengarahkan korban untuk membuat laporan resmi agar kasus tersebut dapat ditindaklanjuti melalui proses penyelidikan sesuai ketentuan hukum.

Kehadiran Bhabinkamtibmas bersama personel kepolisian di lokasi menjadi bagian dari respons cepat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya ketika warga tengah menghadapi musibah.
Kapolsek Pasangkayu IPTU Candra Boyke Ombong mengatakan pihaknya akan terus memberikan pelayanan kepada masyarakat dan mendukung proses penyelidikan guna mengungkap dugaan pencurian tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan memastikan rumah dalam keadaan aman ketika ditinggalkan. Setiap informasi dari masyarakat sangat berarti bagi kepolisian dalam menjaga keamanan bersama,” ujar Kapolsek.

Polsek Pasangkayu juga mengingatkan masyarakat agar tidak lengah saat meninggalkan rumah. Pintu, jendela, serta akses masuk lainnya perlu dipastikan dalam kondisi terkunci dan aman.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Informasi sekecil apa pun dinilai dapat membantu kepolisian dalam mencegah maupun mengungkap tindak pidana.

Polisi masih melakukan penanganan dan penyelidikan atas dugaan pencurian tersebut untuk mengungkap pelaku serta memastikan kerugian yang dialami korban.

Kalau ingin lebih “meledak” untuk portal berita, judulnya juga bisa dibuat: “ASN Tinggalkan Rumah ke Palopo, Jendela Dibobol! Emas 35 Gram dan Mesin Air Digondol Maling”. (hws***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *