TULUNGAGUNG, BHARINDO.co.id – Kepedulian Pemerintah Desa Bendosari, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung, terhadap sektor pertanian diwujudkan melalui kegiatan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) berupa normalisasi saluran irigasi persawahan yang dilaksanakan pada 2 Juni 2026.
Kegiatan yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2026 ini menjadi langkah nyata pemerintah desa dalam meningkatkan fungsi saluran irigasi agar aliran air menuju area persawahan masyarakat dapat berjalan lebih lancar dan optimal.
Normalisasi saluran irigasi tersebut dinilai sangat penting, mengingat ketersediaan air merupakan salah satu faktor utama dalam menunjang keberhasilan sektor pertanian. Dengan saluran irigasi yang berfungsi baik, kebutuhan air tanaman dapat terpenuhi sehingga pertumbuhan tanaman lebih maksimal dan potensi hasil panen petani semakin meningkat.
Program normalisasi irigasi ini bukan sekadar kegiatan pembangunan infrastruktur desa. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Pemerintah Desa Bendosari terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya para petani yang menggantungkan kehidupan dari sektor pertanian.
Melalui program PKTD, pemerintah desa juga menghadirkan kegiatan yang melibatkan masyarakat dalam pelaksanaan pekerjaan, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara langsung.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Desa Bendosari terhadap program pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat petani Desa Bendosari. Mereka mengaku senang dan bersyukur karena pemerintah desa memberikan perhatian terhadap kebutuhan pengairan persawahan.
Dengan adanya normalisasi saluran irigasi, masyarakat berharap distribusi air ke lahan pertanian menjadi lebih lancar, sehingga tanaman yang dibudidayakan dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang lebih optimal.
Bagi para petani, keberadaan saluran irigasi yang terawat bukan hanya persoalan infrastruktur, tetapi juga menyangkut keberlangsungan usaha pertanian dan kesejahteraan keluarga.
Program normalisasi irigasi melalui Dana Desa Tahun 2026 ini menjadi gambaran bahwa pembangunan desa yang tepat sasaran harus berangkat dari kebutuhan masyarakat.
Ketika infrastruktur pertanian diperhatikan, akses pengairan diperbaiki, dan masyarakat dilibatkan melalui kegiatan padat karya, maka Dana Desa dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi kehidupan warga.
Masyarakat berharap perhatian terhadap sektor pertanian seperti ini dapat terus berlanjut, sehingga Desa Bendosari semakin produktif, pertanian semakin berkembang, dan kesejahteraan para petani dapat meningkat.
Semangat membangun desa, memperkuat pertanian, dan menjaga ketahanan pangan harus menjadi komitmen bersama. (ahs***)
