KABUPATEN BANDUNG, BHARINDO.co.id – Komitmen membangun pemerintahan desa yang berintegritas, profesional, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat terus diperkuat Pemerintah Desa Sumbersari, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi kelembagaan dan pembinaan aparatur desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), BUMDes, serta jajaran RT/RW yang dilaksanakan pada Kamis (5/11/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, sekaligus menyatukan komitmen seluruh unsur pemerintahan dan kelembagaan desa dalam mendorong pembangunan yang lebih maju dan sejahtera.
Kepala Desa Sumbersari, H. Ahmad Munawar, S.Pd., menegaskan bahwa kemajuan desa tidak mungkin diwujudkan hanya oleh kepala desa dan perangkatnya. Diperlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, mulai dari aparatur desa, BPD, BUMDes, RT/RW hingga warga.
Dalam arahannya, H. Ahmad Munawar menekankan bahwa kegiatan pembinaan bukan sekadar agenda pertemuan atau formalitas kelembagaan. Setiap peserta harus mampu mengambil manfaat dan menerapkannya dalam tugas serta tanggung jawab masing-masing.
Pembinaan tersebut diarahkan untuk membangun aparatur yang disiplin, memiliki integritas, bertanggung jawab, serta mengutamakan kepentingan masyarakat dalam memberikan pelayanan.
Menurutnya, seluruh unsur kelembagaan desa harus memiliki semangat yang sama untuk menciptakan pemerintahan yang semakin baik dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Perhatian khusus juga diberikan kepada peran BPD, BUMDes, serta pengurus RT/RW sebagai bagian penting dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan desa.
BPD diharapkan menjalankan fungsi kelembagaan secara aktif, sedangkan BUMDes didorong berkontribusi terhadap penguatan ekonomi desa.
Sementara itu, RT/RW diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga komunikasi, ketertiban, kebersihan, serta kenyamanan lingkungan masyarakat.
Kepala Desa Sumbersari juga mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap persoalan sampah dan kebersihan lingkungan. Kesadaran menjaga kebersihan harus tumbuh dari masing-masing individu dan menjadi budaya bersama.
Penanganan sampah yang baik bukan hanya menciptakan lingkungan sehat, tetapi juga menjadi salah satu langkah mengantisipasi potensi banjir akibat saluran air yang tersumbat.
Dalam pembinaan tersebut, jajaran RT/RW diharapkan lebih aktif mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, serta memperhatikan kondisi saluran drainase di wilayah masing-masing.
Persoalan kebersihan tidak boleh dianggap sepele karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat.
Semangat gotong royong dan kepedulian sosial perlu terus dihidupkan agar pembangunan desa tidak hanya terlihat dari infrastruktur, tetapi juga dari kualitas lingkungan dan kehidupan warganya.
Media Bharindo Bhayangkara Indonesia melalui kegiatan monitoring jurnalistik turut memberikan perhatian terhadap upaya positif Pemerintah Desa Sumbersari dalam memperkuat kelembagaan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Monitoring tersebut merupakan bagian dari peran media dalam menjalankan fungsi kontrol sosial, menyampaikan informasi kepada masyarakat, serta mendorong transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan desa.
Jurnalis Jana S. dari Bhayangkara Indonesia menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah desa, BPD, BUMDes, RT/RW, dan masyarakat sebagai kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan.
Kegiatan pembinaan kelembagaan Desa Sumbersari ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam menciptakan pemerintahan desa yang semakin profesional, terbuka, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Sebab, ukuran keberhasilan pemerintahan desa bukan hanya banyaknya pembangunan fisik, tetapi juga kualitas pelayanan, kebersihan lingkungan, kekuatan ekonomi masyarakat, serta kepercayaan warga terhadap pemerintahannya.
Semangat yang dibangun Pemerintah Desa Sumbersari menjadi pengingat bahwa kemajuan desa merupakan tanggung jawab bersama. (jns***)
