November 6, 2026
Sarasehan Guru Abad 21 Wonosobo

WONOSOBO, BHARINDO.co.id – Semangat pengabdian para pendidik tidak hanya diwujudkan melalui ruang kelas. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo, membuktikan bahwa guru juga memiliki peran penting dalam kehidupan sosial masyarakat.

Hal tersebut terlihat dalam kegiatan bertajuk “Sarasehan Guru Abad 21” yang digelar Pengurus Cabang PGRI Kecamatan Kepil di Halaman Kecamatan Kepil, Rabu (4/11/2026), dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional 2026 sekaligus HUT ke-81 PGRI.

Kegiatan berlangsung meriah dan penuh khidmat dengan dihadiri sejumlah tokoh pendidikan dan pemerintahan, di antaranya Ketua PGRI Provinsi Jawa Tengah yang juga Anggota DPD RI, Dr. H. Muhdi, S.H., M.Hum., serta Bupati Wonosobo.

Turut hadir Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Wonosobo, jajaran pengurus PGRI se-Eks Karesidenan Kedu, Ketua PGRI Kabupaten Wonosobo, unsur Forkopimca Kepil, serta anggota PGRI se-Kecamatan Kepil.

Di sela-sela kegiatan sarasehan, Dr. H. Muhdi memberikan perhatian khusus dengan meninjau langsung pelaksanaan lomba sesorah atau pidato bahasa Jawa serta lomba menulis halus.

Kedua perlombaan tersebut menjadi bagian dari upaya PGRI Kecamatan Kepil dalam menjaga dan melestarikan budaya serta kearifan lokal di tengah perkembangan zaman dan modernisasi pendidikan abad ke-21.

Langkah ini menunjukkan bahwa kemajuan pendidikan tidak harus menghilangkan identitas budaya bangsa. Justru, dunia pendidikan diharapkan mampu melahirkan generasi yang menguasai ilmu pengetahuan sekaligus memahami nilai-nilai luhur warisan leluhur.

Tidak hanya berfokus pada kegiatan seremonial dan peningkatan kompetensi guru, peringatan HUT ke-81 PGRI di Kecamatan Kepil juga diwarnai aksi kepedulian sosial.

Panitia menyelenggarakan pasar murah yang berhasil menyediakan 100 paket sembako dengan harga terjangkau bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa organisasi profesi guru dapat mengambil bagian dalam membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.

Selain pasar murah, PGRI Kecamatan Kepil juga bekerja sama dengan Universitas PGRI Semarang untuk menghadirkan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis.

Layanan kesehatan tersebut mendapat sambutan antusias dari para guru maupun masyarakat sekitar yang memanfaatkan kesempatan untuk memeriksakan kondisi kesehatan mereka.

Melalui Sarasehan Guru Abad 21 dan berbagai kegiatan sosial tersebut, PGRI Kecamatan Kepil menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta solidaritas para pendidik.

Momentum Hari Guru Nasional dan HUT ke-81 PGRI diharapkan tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi menjadi pengingat bahwa guru memiliki tanggung jawab besar dalam membangun masa depan bangsa.

Guru bukan sekadar tenaga pengajar, melainkan juga pembentuk karakter, penjaga nilai budaya, dan bagian penting dari kekuatan sosial masyarakat.

Kegiatan di Kecamatan Kepil ini menjadi gambaran bahwa semangat pendidikan dapat berjalan beriringan dengan kepedulian sosial. (bdys***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *