Categories: PENDIDIKAN

Berikut Daftar Sekolah Kedinasan Yang Perbolehkan Mata Minus

Bharindo Jakarta,- Pendaftaran sekolah kedinasan tahun 2025 akan segera dibuka. Calon pendaftar dapat mempersiapkan diri, terutama memahami syarat dan ketentuan yang ditetapkan di tiap sekolah, Jumat (23/5/25).

Dilansir dari laman RRI, salah satu syarat penting yang wajib diperhatikan adalah ketentuan mengenai kondisi mata, khususnya rabun jauh.

Beberapa sekolah tidak menerima pendaftar bermata minus sama sekali demi menjaga standar kesehatan fisik.

Namun, ada juga sekolah kedinasan yang masih memperbolehkan pendaftar bermata minus dengan batas tertentu. Biasanya,terdapat maksimal batas ukuran minus yang masih ditoleransi oleh pihak sekolah.

Dengan mengetahui batasan tersebut, peserta dapat mempersiapkan diri lebih baik sejak awal proses seleksi. Ini penting agar tidak terdiskualifikasi karena tidak memenuhi syarat kesehatan mata yang ditentukan.

Mengutip laman resmi masing-masing sekolah kedinasan. Berikut daftar sekolah kedinasan yang memperbolehkan mata minus.

1. Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN
Pada tahun 2024, PKN STAN tetap membuka peluang bagi calon taruna yang memiliki mata minus. Syarat utama adalah sehat jasmani dan rohani, serta tidak terlibat narkoba dan tidak memiliki tindikan.

2. Politeknik Statistika STIS
STIS tidak melarang peserta yang memiliki rabun jauh, selama minusnya tidak melebihi 6 dioptri. Selain itu, peserta wajib tidak mengalami buta warna agar tetap memenuhi persyaratan masuk.

3. Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN)
STIN tak secara eksplisit melarang pendaftar bermata minus, namun tetap mensyaratkan bebas buta warna. Ketentuan fisik lainnya termasuk tidak bertato, tidak bertindik, serta tinggi badan minimal yang telah ditentukan.

4. Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN)
Poltek SSN membolehkan calon taruna dengan rabun jauh, tetapi tidak menerima yang buta warna, baik sebagian maupun total. Peserta juga harus bebas dari cacat fisik atau mental, serta tidak memiliki penyakit bawaan.

5. Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG)
STMKG memperbolehkan mata minus dengan batas maksimal lensa spheris -4 D dan silindris -2 D. Jika lulus, peserta harus bersedia menjalani lasik dengan biaya pribadi, dan tidak boleh mengalami buta warna. (ils78***)

adminbharindo

Recent Posts

Hari Ketiga Audit Irwasum Polri, Kapolda Sulbar Tekankan Profesionalisme dan Akuntabilitas Pengelolaan Anggaran

SULAWESI BARAT,  bharindo.co.id — Memasuki hari ketiga pelaksanaan Pendalaman Audit Itwasum Polri Tahap II Tahun…

1 menit ago

Kasus Dugaan Pengeroyokan di Pasangkayu, Satu Terduga Pelaku Diamankan Polres

PASANGKAYU, bharindo.co.id — Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Pasangkayu mengamankan satu orang terduga pelaku dalam…

7 menit ago

HUT TNI Angkatan Laut, Kapolda Sulbar Tegaskan Komitmen Memperkuat Sinergi TNI-Polri dan Pengabdian kepada Masyarakat

Sulawesi Barat, bharindo.co.id  – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) TNI Angkatan Laut, Kapolda…

10 menit ago

Petani Panen Jagung, Polisi Ikut Turun ke Kebun! Bhabinkamtibmas Mamasa Kawal Ketahanan Pangan

MAMASA, bharindo.co.id — Pagi itu, suasana kebun jagung di Dusun Rantepongko, Desa Tondokbakaru, Kabupaten Mamasa,…

13 menit ago

Wakapolda Sulbar Ajak Personel Jaga Tubuh Sehat, Jiwa Kuat, dan Hati Bahagia

Sulbar, bharindo.co.id — Ada semangat berbeda di halaman Mapolda Sulawesi Barat, Rabu (9/9/2026). Bukan hanya…

17 menit ago

Rumah ASN di Pasangkayu Dibobol, Emas 35 Gram Raib! Polisi Langsung Sisir TKP

PASANGKAYU, bharindo.co.id — Rumah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jalan Ir. Soekarno, Kelurahan Pasangkayu,…

19 menit ago