Juli 19, 2026
image (30)

KUTAI TIMUR, bharindo.co.id – Dalam rangka menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Kutai Timur menggelar Lomba Da’i Kamtibmas yang diikuti para Bhabinkamtibmas dari seluruh jajaran Polres Kutai Timur. Kegiatan ini menjadi ajang pengembangan kemampuan personel dalam menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui pendekatan dakwah dan keagamaan.

Pembukaan lomba dipimpin langsung Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto dan dihadiri Ketua Kementerian Agama Kabupaten Kutai Timur Akhmad Berkati, perwakilan Nahdlatul Ulama Kabupaten Kutai Timur KH Hasyim Ashari, para pejabat utama Polres Kutai Timur, personel Satbinmas, serta 20 peserta yang mengikuti perlombaan.

Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto mengatakan, Bhabinkamtibmas memiliki peran strategis sebagai ujung tombak Polri yang bertugas langsung di tengah masyarakat. Karena itu, kemampuan komunikasi yang baik menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki, termasuk dalam menyampaikan pesan-pesan kamtibmas melalui ceramah dan dakwah keagamaan.

“Melalui lomba ini, kami ingin mengembangkan kemampuan para Bhabinkamtibmas dalam menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat dengan pendekatan yang lebih humanis, edukatif, dan mudah diterima. Karena mereka adalah garda terdepan Polri yang setiap hari bersentuhan langsung dengan masyarakat di desa-desa,” ujar AKBP Fauzan Arianto, Senin (22/6/2026).

Menurutnya, keberadaan Bhabinkamtibmas tidak hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat yang mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan sosial yang berkembang di lingkungan warga.

Kapolres berharap para peserta mampu menjadi agen perubahan sekaligus agen cooling system yang dapat menjaga suasana tetap kondusif, memperkuat persatuan, mencegah konflik sosial, menangkal penyebaran hoaks, serta mengajak masyarakat untuk aktif menjaga keamanan lingkungan.

“Kami berharap para Bhabinkamtibmas dapat menjadi agen cooling system yang mampu menjaga suasana tetap kondusif serta menjadi agen problem solving dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat. Pesan-pesan kamtibmas yang disampaikan melalui pendekatan agama tentu akan lebih mudah diterima dan dipahami masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia AKP Suparmin menjelaskan bahwa lomba diikuti 20 peserta yang merupakan perwakilan Bhabinkamtibmas dari seluruh wilayah hukum Polres Kutai Timur. Dalam perlombaan tersebut, para peserta menyampaikan materi dakwah yang mengangkat tema keamanan dan ketertiban masyarakat, toleransi, persatuan, serta pentingnya peran masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai.

Kegiatan tersebut juga mendapat apresiasi dari para tokoh agama yang hadir. Mereka menilai kolaborasi antara Polri dan tokoh agama menjadi salah satu langkah efektif dalam memperkuat nilai-nilai kebersamaan serta menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat.

Melalui Lomba Da’i Kamtibmas ini, Polres Kutai Timur berharap dapat melahirkan Bhabinkamtibmas yang tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas kepolisian, tetapi juga mampu menjadi komunikator yang efektif dalam menyampaikan pesan-pesan moral, kebangsaan, dan keamanan kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa pendekatan humanis dan keagamaan tetap menjadi salah satu strategi penting Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *