April 21, 2026
image (50)

Ambon, bharindo.co.id – Peristiwa mengejutkan terjadi di Maluku Tenggara. Ketua DPC Partai Golkar setempat, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, meninggal dunia setelah menjadi korban penikaman oleh orang tak dikenal di area Bandara Karel Sadsuitubun, Minggu (19/4/2026).

Kabar duka tersebut dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Maluku, Rositah Umasugi. Ia menjelaskan bahwa insiden terjadi sekitar pukul 11.25 WIT, tepat setelah korban tiba dari Jakarta.

“Saat tiba di lokasi, korban tiba-tiba diserang oleh orang tidak dikenal menggunakan senjata tajam. Pelaku langsung melarikan diri setelah kejadian,” jelasnya.

Korban sempat dilarikan oleh pihak keluarga ke RS Karel Sadsuitubun sekitar pukul 12.00 WIT. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan setelah mengalami luka serius.

Tak butuh waktu lama, aparat bergerak cepat. Personel Polres Maluku Tenggara yang dipimpin Kapolres Malra, Rian Suhendi, berhasil mengamankan dua terduga pelaku hanya dalam waktu sekitar dua jam setelah kejadian. Keduanya diketahui berinisial HR (28) dan FU (36).

Saat ini, kedua pelaku tengah menjalani pemeriksaan intensif di Sat Reskrim Polres Maluku Tenggara guna mengungkap motif di balik aksi tersebut.

“Untuk motif, masih dalam pendalaman penyidik,” ujar Kabid Humas.

Sementara itu, Kapolda Maluku telah menginstruksikan jajarannya agar menangani kasus ini secara profesional, transparan, dan tuntas. Pihak kepolisian juga memastikan akan terus memberikan perkembangan terbaru kepada publik.

Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi.

“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya keluarga dan simpatisan korban, agar menahan diri serta mempercayakan proses hukum kepada Polri. Jangan sampai ada tindakan balasan yang justru memperkeruh situasi. Saat ini kondisi Maluku Tenggara tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

Peristiwa ini menjadi perhatian luas publik dan menegaskan pentingnya menjaga stabilitas serta keamanan di tengah masyarakat. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *