Categories: HUKUM

Empat ASN Kemenhub Diperiksa KPK

Bharindo Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap empat orang ASN Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Mereka akan diperiksa terkait pengembangan penyidikan perkara dugaan suap Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) di Kemenhub.

ASN yang diperiksa adalah Fatir Payungan Siregar, Eko Budi Santoso, Heri Supardiman, dan Gunawati. “Hari ini bertempat di gedung Merah Putih KPK, Tim Penyidik menjadwalkan pemanggilan dan pemeriksaan saksi-saksi,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Senin (22/1/2024).

Sebelumnya, KPK juga telah rampung memeriksa Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenhub, Novie Riyanto. Ia juga diperiksa dalam kasus ini.

Ali mengatakan, Novrie didalami terkait pemilihan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) beberapa proyek di Kementeriannya. Tak hanya itu, Novrie diduga mengetahui pengaturan pemenang lelang serta pengondisian audit BPK.

“Didalami pengetahuannya antara lain terkait dengan penunjukan pejabat pembuat komitmen (PPK) untuk beberapa proyek pengadaan di Kemenhub RI. Disamping itu juga dikonfirmasi terhadap saksi atas dugaan adanya pengaturan para pemenang lelang termasuk pengondisian temuan audit BPK,” katanya, Senin (22/1/2024).

Diketahui, KPK saat ini telah menetapkan dua tersangka baru dalam pengembangan kasus dugaan suap di DJKA. Meski demikian KPK belum mengungkap identitas dua tersangka.

KPK hanya menyebut dua tersangka baru tersebut adalah ASN. Penetapan ini merupakan perkembangan dari berbagai fakta hukum dalam persidangan terpidana Dion Renato Sugiarto dan kawan-kawan.

Dion merupakan Direktur PT Istana Putra Agung. Ia dijatuhi vonis hukuman tiga tahun penjara terkait kasus ini.

Dion terbukti memberikan suap untuk memperoleh pekerjaan pembangunan dan peningkatan jalur kereta api di sejumlah wilayah. Diantaranya di Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Sulawesi Selatan.

Total suap yang telah diberikan terdakwa ke berbagai pihak atas pekerjaan di tiga provinsi tersebut mencapai Rp37,9 miliar. Rinciannya:

– Pemberian suap untuk proyek di Balai Teknik Perkeretaapian Bandung sebesar Rp2 miliar,

– Pemberian suap untuk proyek di Balai Teknik Perkeretaapian Jawa Bagian Tengah sebesar Rp28,9 miliar, dan

– Pemberian suap untuk proyek di Balai Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan sebesar Rp7 miliar. (Ils78***)

adminbharindo

Recent Posts

“Haidar S. Lakoro: Ramadan 1447 H Momentum Sucikan Hati dan Raih Kemenangan Hakiki!”

bharindo.co.id Jakarta,- Pimpinan Media Bhayangkara Indonesia , Haidar S Lakoro, S.Pd., S.H., M.H., CLSDP, CCLP,…

24 jam ago

“Pesan Tegas Kapolri di Awal Ramadan! Ajak Personel & Masyarakat Perkuat Empati dan Pengabdian”

bharindo.co.id Jakarta,-  Menyambut datangnya Ramadan 1447 Hijriah, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyampaikan ucapan selamat menunaikan…

24 jam ago

“Buronan Narkoba Internasional Diciduk di Kualanamu! Pengendali Jaringan Global Tumbang di Tangan Bareskrim”

bharindo.co.id Jakarta,-  Pelarian panjang Supriadi alias Adi T akhirnya berakhir dramatis di Bandara Internasional Kualanamu.…

1 hari ago

“Gelombang PHK Mengancam? Kapolri Perintahkan Desk Ketenagakerjaan Polri Siaga Total Dampingi Buruh!”

bharindo.co.id Tanggerang,- Di tengah bayang-bayang isu pemutusan hubungan kerja (PHK), Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan…

1 hari ago

“Jelang Ramadan, Satgas Pangan Polri Bergerak Masif! 15.923 Pengawasan Digelar, Ratusan Pelaku Usaha Kena Tegur”

bharindo.co.id Jakarta,- Menjelang Ramadan, Satgas Pangan Polri tancap gas. Dalam kurun 5–16 Februari 2026, tercatat…

1 hari ago

“Brimob Turun Gunung! Jembatan Rapuh Ancam Anak Sekolah, Batalyon Pelopor Labuan Bajo Bergerak Bangun Akses Vital Warga”

bharindo.co.id Manggarfai Barat,- Aksi nyata kembali ditunjukkan personel Batalyon B Pelopor Labuan Bajo, bagian dari…

1 hari ago