KEDIRI – BHARINDO.CO.ID – Menghadapi potensi meningkatnya bencana hidrometeorologi pada musim hujan mendatang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri terus memperkuat kesiapsiagaan personelnya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar latihan penyelamatan korban di air (water rescue) pada Rabu (8/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program peningkatan kapasitas dan keterampilan personel BPBD Kabupaten Kediri sekaligus sebagai persiapan menghadapi ajang perlombaan keterampilan penyelamatan air yang akan diikuti oleh BPBD dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur. Kompetisi tersebut dijadwalkan berlangsung sekitar Agustus 2026.
Latihan difokuskan pada penguasaan teknik penyelamatan korban di perairan, penggunaan peralatan evakuasi, serta penguatan koordinasi antarpersonel agar mampu bertindak cepat, tepat, dan aman saat menghadapi situasi darurat.
Selain sebagai persiapan menghadapi kompetisi, kegiatan ini menjadi langkah nyata BPBD Kabupaten Kediri dalam mengantisipasi datangnya musim hujan yang berpotensi memicu banjir maupun bencana lainnya. Dengan latihan yang dilakukan secara berkala, diharapkan kemampuan personel terus terasah sehingga siap diterjunkan kapan saja ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.
“Latihan ini bukan semata-mata untuk menghadapi perlombaan, tetapi menjadi bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme personel agar selalu siap siaga dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat saat terjadi bencana,” ujar salah seorang personel BPBD Kabupaten Kediri di sela kegiatan.
Melalui pelatihan ini, BPBD Kabupaten Kediri menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang penanggulangan bencana. Kesiapsiagaan, kecepatan respons, dan keterampilan personel menjadi faktor utama dalam meminimalkan risiko serta menyelamatkan jiwa masyarakat ketika bencana terjadi.

Dengan semangat profesionalisme dan pengabdian, BPBD Kabupaten Kediri terus menunjukkan kesiapan sebagai garda terdepan dalam penanggulangan bencana, sekaligus mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim hujan yang diperkirakan akan datang dalam beberapa bulan ke depan. (guss***)
