Bharindo Pangkalpinang,- Sebanyak 56 calon taruna yang terdiri dari 3 perempuan dan 53 laki-laki Jalani tes Computer Assisted Test (CAT) akademik di ruang lab computer SMK N 1 pangkalpinang, Minggu (4/5/25).
Untuk tahapan seleksi akademik penerimaan calon taruna dan taruni akpol tahun anggaran 2025 di bagi menjadi 4 mata Pelajaran, matematika, pengetahuan umun, wawasan kebangsaan dan juga Bahasa Indonesia.
Selain itu untuk menghindari kecurangan dalam seleksi penerimaan rekrutmen polri Tingkat panda polda bangka Belitung biro SDM polda bangka Belitung menerapkan sistem Face matching bagi setiap peserta calon taruna dan taruni yang akan melaksanakan CAT akademik
Sebelum masuk di ruangan ujian para catar di face matching atau sistem pengenalan wajah, yang dapat mencocokkan wajah casis taruna dan taruni akpol dari foto atau cuplikan video melalui basis data wajah, yang bertujuan untuk mengidentifikasikan para casis melalui layanan verifikasi ID, dengan menitikkan dan mengukur fitur-fitur wajah para casis, tujuannya adalah untuk menghindari joki atau peran pengganti casis yang akan melaksanakan seleksi CAT akademik.
Untuk rekrutmen seleksi akpol Tingkat panda sudah menerapkan system BETAH (bersih transparan akuntabel dan humanis) serta melibatkan pengawas dari internal dan juga eksternal untuk mendiri kecurangan dalam rekrutmen penerimaan Polri di Tingkat panda Polda Babel. (***)
Jakarta, bharindo.co.id — Ancaman terhadap keamanan negara kini tidak lagi selalu hadir dalam bentuk senjata,…
Depok, bharindo.co.id - Korps Brimob Polri kembali melakukan manuver besar di jajaran elite pasukan. Dalam…
JAKARTA, bharindo.co.id — Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri terus mengembangkan kasus dugaan peredaran gas…
JAKARTA, bharindo.co.id — Ancaman terorisme dan ekstremisme berbasis kekerasan kini berubah wajah. Jika dulu identik…
Jakarta, bharindo.co.id — Prabowo Subianto meminta generasi muda Indonesia tidak hanya bercita-cita menjadi aparatur sipil…
Jakarta, bharindo.co.id — Prabowo Subianto memberikan peringatan keras kepada seluruh menteri, kepala badan, hingga pimpinan…