Februari 24, 2024

Bharindo Jakarta – Konferensi Islam Menteri Tenaga Kerja ke-5 menyepakati dibentuknya OIC (Organization of Islamic Cooperation) Labour Center atau Pusat Ketenagkerjaan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Sekjen Kemnaker), Anwar Sanusi, mengatakan bahwa Pemerintah Indonesia sangat mendukung atas pembentukan OIC Labour Center.

“Indonesia sangat mendukung hadirnya OIC Labour Center yang saat ini dipimpin oleh Azerbaijan. OIC Labour Center ini menjadi pusat yang mengelola terkait ketenagakerjaan untuk negara-negara yang tergabung dalam OKI,” ucap Sekjen Kemnaker Anwar saat menghadiri Konferensi Tingkat Menteri Ketenagakerjaan OKI di Baku, Azerbaijan, Rabu (22/11/2023).

Sekjen Anwar mengatakan, kehadiran OIC Labour Center merupakan terobosan penting karena negara-negara yang tergabung dalam OKI mempunyai perhatian yang tinggi terhadap pembangunan SDM yang kompetitif, adaptif, dan lincah.

“Jadi dengan hadirnya labour center itu kita harapkan menjadi sebuah media untuk saling mempertukarkan data dan informasi, bahkan kebijakan-kebijakan yang krusial, terutama yang menyangkut ketenagakerjaan,” ucapnya.

Ia lebih lanjut mengatakan, setelah OIC Labour Center ini resmi dibentuk, forum akan melanjutkan pembahasan tentang struktur organisasi, termasuk program kerja dan anggaranya.

“Karena kita ingin hadirnya labour center ini bukan hanya menjadi instrumen yang artifisial, tetapi betul-betul instrumen yang substantif, terutama mendorong peran dari negara-negara Islam dalam pengembangan sumber daya manusia secara global,” ucapnya. (il78***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.