Mei 11, 2026
image - 2026-05-06T104746.226

Palembang, bharindo.co.id Polda Sumatera Selatan terus memperkuat kolaborasi dengan masyarakat melalui pendekatan humanis dan inovatif. Hal ini ditandai dengan peresmian Kedai ADO Presisi oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Sandi Nugroho, yang berlokasi di Jalan KH. Wahid Hasyim, Kecamatan Seberang Ulu I, Selasa (5/5/2026).

Peresmian tersebut menjadi simbol penguatan peran pengemudi ojek online (ojol) sebagai mitra strategis kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kegiatan ini dipusatkan di wilayah hukum Polrestabes Palembang, sekaligus menandai operasional 21 Kedai Kamtibmas yang telah tersebar di 17 wilayah hukum polres dan polrestabes jajaran Polda Sumsel.

Mengusung tagline “Ngopi Presisi, Raso Palembang”, Kedai ADO Presisi tidak hanya berfungsi sebagai tempat singgah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan terpadu. Fasilitas ini dilengkapi dengan ruang komunitas, bengkel motor, layanan steam kendaraan, stand pelayanan kepolisian, hingga sarana ibadah.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sumsel juga menyerahkan bantuan sembako secara simbolis sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi para driver ojol.

“Rekan-rekan driver ojek online merupakan mitra strategis kepolisian dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas secara cepat dan tepat. Ini bagian dari komitmen bersama dalam menjaga Bumi Sriwijaya tetap aman,” ujar Irjen Pol. Sandi Nugroho.

Ia menambahkan, kehadiran Kedai ADO Presisi merupakan hasil sinergi panjang yang telah dimulai sejak tahun 2021, ketika bangunan perkantoran yang terdampak pandemi dimanfaatkan sebagai “Rumah Ojol” oleh DPD Asosiasi Driver Online (ADO) Sumsel.

Melihat potensi tersebut, pada awal 2026 Polda Sumsel melalui Direktorat Lalu Lintas memberikan dukungan penuh dalam pengembangan fasilitas hingga menjadi lebih representatif. Sinergi ini juga mendapat dukungan dari pemerintah daerah, yang ditandai dengan kehadiran Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, beserta jajaran pejabat utama Polda Sumsel dan unsur muspika setempat.

Kehadiran Kedai ADO Presisi menjadi bukti nyata bahwa Polri terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penegakan hukum tetapi juga dalam membangun hubungan sosial yang harmonis.

Kapolda berharap, sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat, sehingga mampu menciptakan ekosistem keamanan yang mandiri dan berkelanjutan di Sumatera Selatan. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *