Juli 3, 2026
image (48)

Jakarta, bharindo.co.id – Penanganan kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, terus bergulir dan memasuki babak baru. Polda Metro Jaya kini memperluas penyelidikan dengan memeriksa sejumlah pihak, termasuk tokoh media nasional, Karni Ilyas.

Pemeriksaan terhadap Karni Ilyas dilakukan sebagai bagian dari pendalaman materi yang berkaitan dengan tayangan televisi yang sempat mengangkat isu tersebut.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan untuk menggali keterangan saksi peristiwa.

“Ada pemanggilan saksi terkait perkara ijazah. Pak Karni hadir sebagai saksi, dan kami juga akan meminta keterangan dari beberapa pihak media lainnya,” ungkapnya, Rabu (1/4/2026).

Menurutnya, penyidik saat ini tengah mendalami sejumlah cuplikan program televisi yang diduga memuat pembahasan terkait kasus tersebut. Koordinasi internal terus dilakukan untuk memastikan validitas dan konteks tayangan yang beredar.

“Kami akan melihat apakah cuplikan tersebut benar ditayangkan dan bagaimana konteksnya dalam rangkaian acara,” jelas Kombes Budi.

Tak hanya itu, perkembangan kasus ini juga semakin menguat setelah polisi menetapkan delapan orang sebagai tersangka. Meski demikian, hingga kini belum ada langkah penahanan terhadap para tersangka tersebut.

Langkah penyidik dalam memeriksa tokoh media hingga mendalami konten siaran publik menunjukkan keseriusan aparat dalam mengungkap kasus ini secara menyeluruh dan objektif.

Polda Metro Jaya menegaskan bahwa proses hukum akan terus berjalan secara profesional dan transparan, guna memberikan kepastian hukum serta menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum. (ils78***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *