Januari 19, 2026
image - 2025-12-12T193112.358

bharindo.co.id Jakarta,- Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Ditjen Bina Adwil) menurunkan tim khusus untuk melakukan inventarisasi data terdampak bencana serta mengonfirmasi progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya percepatan pemulihan pascabencana sekaligus memastikan pembangunan pusat penguatan ekonomi masyarakat desa berjalan sesuai rencana.

“Inventarisasi yang akurat merupakan fondasi bagi percepatan pemulihan dan penanganan layanan dasar masyarakat pascabencana. Kami memastikan setiap data lapangan terverifikasi, termasuk progres pembangunan Koperasi Merah Putih sebagai pusat penguatan ekonomi desa,” ujar Dirjen Bina Adwil Safrizal Z. Ali, Jumat (12/12/2025).

Dirjen Safrizal menjelaskan, tim yang bertugas pada 10–14 Desember 2025 mendapat mandat untuk menghimpun data dampak bencana, memeriksa progres pembangunan koperasi desa/kelurahan, serta memberikan laporan harian kepada Posko Percepatan Pemulihan, Rehabilitasi, dan Konstruksi di masing-masing provinsi.

Penugasan ini dipimpin langsung oleh Dirjen Safrizal di Provinsi Aceh, sementara di Sumatera Utara dipimpin Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi, dan di Sumatera Barat dipimpin Dirjen Bina Pemerintahan Desa Laode Ahmad P. Bolombo.

Operasi ini melibatkan lebih dari seratus pejabat dan staf dari berbagai direktorat, termasuk:

  • Direktorat Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran

  • Direktorat Kawasan Perkotaan dan Batas Negara

  • Direktorat Polisi Pamong Praja dan Perlindungan Masyarakat

  • Direktorat Toponimi dan Batas Daerah

  • Biro Perencanaan

Para personel ditempatkan di puluhan kabupaten/kota, mulai dari Aceh Utara, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Tengah, Bener Meriah, Langsa, Gayo Lues, Lhokseumawe, Pidie, Aceh Singkil, Aceh Barat, Nagan Raya, Pidie Jaya, Aceh Tenggara, Aceh Selatan, Subulussalam, Aceh Besar, hingga berbagai wilayah lainnya di Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

“Kami berkomitmen memastikan proses pemulihan pascabencana berjalan cepat serta mendukung keberlanjutan pembangunan Koperasi Merah Putih sebagai penggerak ekonomi masyarakat desa dan kelurahan,” tegas Safrizal.

Penugasan ini dilakukan menyusul banjir bandang dan longsor yang melanda tiga provinsi pada 26 November 2025. Melalui langkah terkoordinasi ini, Kemendagri berharap proses rehabilitasi, pemulihan layanan dasar, serta pemulihan ekonomi masyarakat dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan tepat waktu. (azs***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *