JAKARTA, bharindo.co.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi pusat pelayanan ekonomi masyarakat desa yang terintegrasi sekaligus penyalur utama berbagai program subsidi pemerintah kepada masyarakat yang berhak menerima.
Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat menjelaskan arah kebijakan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai bagian dari upaya memperkuat perekonomian desa, memperluas akses pembiayaan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Senin (13/7/2026).
Menurut Presiden, KDKMP tidak hanya berfungsi sebagai lembaga koperasi, tetapi akan menjadi pusat berbagai layanan ekonomi yang dibutuhkan masyarakat desa dalam satu kawasan.
“KDKMP nanti akan jadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi. Di dalam ada kantor koperasi, toko sembako, layanan simpan pinjam, apotek desa. Kita akan buka apotek di desa. Obat-obatnya obat generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota. Akan ada logistik desa, akan ada gudang, akan ada cold storage supaya hasil-hasil petani tidak akan rusak dan berbagai layanan ekonomi lainnya,” ujar Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo menyoroti masih banyaknya masyarakat desa, khususnya para petani, yang kesulitan memperoleh akses pembiayaan dari lembaga keuangan formal. Kondisi tersebut, menurutnya, sering dimanfaatkan oleh rentenir yang memberikan pinjaman berbunga tinggi sehingga membebani kehidupan masyarakat.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, pemerintah mendorong setiap desa memiliki koperasi simpan pinjam yang mampu menyediakan pembiayaan dengan bunga rendah dan persyaratan yang lebih mudah.
“Rakyat kita harus bisa mendapat kesempatan pinjam uang dengan bunga yang murah. Jawabannya adalah harus ada koperasi simpan pinjam di setiap desa di seluruh Republik Indonesia,” tegas Presiden.
Dengan hadirnya layanan simpan pinjam melalui Koperasi Desa Merah Putih, Presiden optimistis praktik rentenir yang selama ini membebani petani dan masyarakat desa dapat ditekan secara signifikan.
Selain memperkuat ekonomi desa, Presiden juga menegaskan bahwa seluruh barang subsidi pemerintah ke depan akan disalurkan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.
Menurutnya, sistem distribusi melalui koperasi akan meningkatkan pengawasan sekaligus memastikan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Semua barang subsidi harus disalurkan kepada rakyat melalui Koperasi Desa Merah Putih. Harus! Saya katakan ini harus! Barang subsidi rakyat tidak boleh diperdagangkan supaya yang membutuhkan, dialah yang terima,” tegas Presiden Prabowo.
Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan menjadi salah satu instrumen strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat desa. Melalui penyediaan layanan kebutuhan pokok, pembiayaan, logistik, fasilitas penyimpanan hasil pertanian, hingga distribusi subsidi, koperasi diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi nasional dari tingkat desa.
Pemerintah optimistis keberadaan KDKMP akan menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang mampu menciptakan desa-desa yang lebih mandiri, produktif, dan sejahtera. (ils78***)
