Categories: HUKUM

Ketua LSM GMBI Wilter Provinsi Lampung Minta Penanganan Perkara Brigpol EA Akuntabel

Bharindo Bandar Lampung – Ketua Wilter Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Wilter Lampung berharap pengusutan dan penanganan perkara Brigpol EA anggota Polres Way Kanan yang meninggal dianggap tidak wajar diusut tuntas dan akuntabel.

Bahkan kasus tersebut melalui Kuasa Hukum keluarga korban telah melayangkan surat kepada Propam, Wassidik dan Kapolda agar kasus tersebut diambil alih karena Polres Way Kanan dianggap tidak profesional.

Heri Prasojo SH.MH selaku Ketua GMBI Wilter Lampung menjelaskan penanganan perkara yang sudah Viral tersebut haruslah dilakukan dengan Transparan dan Akuntabel agar meminimalisir konflik dan menegakkan Marwah Kepolisian Republik Indonesia.

“Kasus tersebut kami mengikuti bahkan pelaporan awal bersama keluarga korban kami LSM GMBI turut mendampingi namun hingga saat ini tidak adanya Transparansi dari Polres Way Kanan terkait hasil pemeriksaan dan perkembangan kasus itu” jelas Heri Prasojo.SH.MH, Selasa (15/04/2025).

Kalau mengacu pada Statement Polres Way Kanan yang menyebutkan bahwa tidak ditemukan indikasi bahwa korban dibunuh namun tidak disertai dengan bukti tertulis dari mereka, lanjut Bung Heri.

“Pihak keluarga tak pernah menerima keterangan secara Resmi dari Polres Way Kanan atas dugaan bunuh diri Brigpol EA, motifnya dan barang bukti lainnya” ujar Bung Heri.

Ketua LSM GMBI Wilter Provinsi Lampung juga menegaskan bahwa akan ada kemungkinan untuk melakukan Aksi Demontrasi apabila pengusutan kasus tersebut dinilai tidak Profesional dan berkeadilan.

“Kenapa tidak, kalau memang masih saja Kasus ini tidak bisa dituntaskan maka Turun Kejalan mungkin menjadi kekuatan Polri untuk mendorong percepatan hasil pemeriksaan yang Akuntabel” pungkas Bung Heri Prasojo.SH.MH.

Seperti diketahui kasus ini mencuat setelah hampir dua bulan pasca kematian brigpol EA belum juga ada keterangan resmi dari Polres Way Kanan bahkan Ayah kandung EA dan keluarga menemukan banyak kejanggalan seperti lebam dibagian lengan dan punggung serta luka menganga dibagian leher. (RFS***)

adminbharindo

Recent Posts

Kapolres Jombang Ajak Pelajar Siapkan Diri Menuju Indonesia Emas 2045 dan Hindari Kenakalan Remaja

Jombang bharindo.co.id,- Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR menjadi narasumber dalam kegiatan penguatan…

17 jam ago

Pemkab Jombang Segel Tower BTS Tak Berizin, Baru 9 dari 314 Kantongi SLF

Jombang bharindo.co.id,– Pemerintah Kabupaten Jombang melakukan penyegelan terhadap sejumlah tower BTS yang belum mengantongi Sertifikat…

19 jam ago

Abah Warsubi Bupati Jombang Hadiahkan 5 Umrah Gratis untuk Pasukan Kebersihan

Jombang bharindo.co.id,- Pemerintah Kabupaten Jombang di bulan Ramadan yang penuh berkah menggelar tasyakuran atas pencapaian…

19 jam ago

Anggaran Cetak Kalender DPRD Jombang Patut Dipertanyakan

Jombang bharindo.co.id,- Setiap tahun DPRD Kabupaten Jombang selalu menerbitkan kalender, dan ini menjadi agenda rutin…

19 jam ago

Diduga Tanah Sitaan KPK di Desa Babakan Cuyu Digarap Secara Ilegal Selama 3 Tahun

Majalengka bharindo.co.id,- Tanah pertanian seluas hampir 4 atau 5 bau yang berada di Desa Babakancuyu…

19 jam ago

Operasi Ketupat 2026 Digelar 13–25 Maret, Polri Siapkan 2.746 Posko dan Amankan 185.608 Objek

JAKARTA bharindo.co.id,- Polri resmi melaksanakan Operasi Ketupat 2026 dalam rangka pengamanan arus mudik dan balik…

2 hari ago