Pasaman Barat, bharindo.co.id – Upaya meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas terus digencarkan jajaran Polres Pasaman Barat melalui program humanis bertajuk “Polantas Menyapa”.
Program yang digagas oleh Satuan Lalu Lintas ini menjadi sarana edukasi langsung kepada masyarakat dengan menghadirkan personel di tengah aktivitas warga, sekaligus menyampaikan pesan keselamatan berkendara secara persuasif.
Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, mengatakan bahwa langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas.
“Sosialisasi dan edukasi ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).
Didampingi Kasat Lantas, AKP Nanin Aprilia Fitriani, ia menegaskan bahwa pendekatan humanis dinilai efektif dalam menekan angka pelanggaran sekaligus mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya.
Selama momentum Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah, Satlantas juga mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam mendukung kelancaran arus mudik melalui Operasi Ketupat Singgalang 2026.
Data menunjukkan adanya tren positif. Tercatat delapan kasus kecelakaan lalu lintas selama operasi berlangsung, dengan rincian empat korban luka berat dan 13 luka ringan, tanpa korban meninggal dunia, serta kerugian material sebesar Rp5,5 juta.
Angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan tahun 2025 yang mencatat 11 kasus kecelakaan, termasuk tiga korban meninggal dunia dan kerugian material mencapai Rp44,7 juta.
“Kami melihat adanya penurunan angka kecelakaan dibanding tahun sebelumnya, ini menjadi indikator positif dari upaya yang telah dilakukan,” jelas AKP Nanin Aprilia Fitriani.
Pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah berperan aktif menjaga ketertiban lalu lintas, sehingga pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dapat berjalan aman dan lancar.
Melalui program “Polantas Menyapa”, diharapkan kehadiran polisi lalu lintas semakin dirasakan sebagai sahabat masyarakat, sekaligus memperkuat budaya tertib berlalu lintas di tengah kehidupan sehari-hari. (***)
