Juni 2, 2026
img-20260602-wa0168_798771

Serang, bharindo.co.idKepolisian Daerah Banten secara resmi menerima kunjungan Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan Polri dalam rangka pelaksanaan penelitian strategis kewilayahan yang berlangsung pada Selasa (2/6/2026). Penelitian tersebut difokuskan pada optimalisasi pemberantasan tindak pidana korupsi di daerah serta penguatan peran Polri dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kegiatan penelitian yang dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 2 hingga 5 Juni 2026, dipimpin langsung oleh Ketua Tim Puslitbang Polri, Ida Bagus Made, didampingi narasumber ahli dari Badan Riset dan Inovasi Nasional, Bintang Dwitya Cahyono, Sekretaris Tim Wibowo Saputra, serta anggota tim lainnya.

Dalam sambutannya, Kombes Pol Ida Bagus Made menyampaikan apresiasi atas sambutan dan dukungan yang diberikan jajaran Polda Banten terhadap pelaksanaan penelitian tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih atas penerimaan dan sambutan yang hangat dari jajaran Polda Banten. Kami berharap kegiatan penelitian ini dapat terlaksana dengan lancar dan memberikan manfaat bagi institusi Polri sebagai bahan evaluasi dan perbaikan ke depan,” ujarnya.

Menurutnya, penelitian tahun ini mengangkat dua tema strategis yang berkaitan langsung dengan peningkatan kinerja Polri di wilayah. Tema pertama menyoroti optimalisasi fungsi pemberantasan tindak pidana korupsi di tingkat kewilayahan yang ditinjau dari aspek sumber daya manusia, pola pikir personel, serta tata kelembagaan.

Ia menjelaskan, masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu menjadi perhatian, mulai dari keterbatasan jumlah personel, kompetensi yang belum merata, hingga pola pikir yang masih cenderung berorientasi pada penindakan dibandingkan langkah pencegahan.

“Belum adanya struktur kelembagaan Kortastipidkor di tingkat Polda juga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi efektivitas koordinasi dan pelaksanaan tugas di lapangan,” jelasnya.

Sementara itu, tema kedua berfokus pada optimalisasi peran Polri dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program strategis nasional dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat menuju visi Indonesia Emas 2045.

Penelitian tersebut bertujuan mengidentifikasi berbagai aspek yang perlu diperkuat sekaligus merumuskan solusi inovatif guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pemenuhan gizi di lingkungan Polri.

“Harapannya, hasil penelitian ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja SPPG serta memberikan kontribusi nyata dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis dan terwujudnya Indonesia Emas 2045,” tambah Kombes Pol Ida Bagus.

Mewakili Kapolda Banten, Kabagbinkar Biro SDM Polda Banten, Oky, menegaskan kesiapan jajarannya untuk mendukung penuh seluruh rangkaian kegiatan penelitian yang dilaksanakan oleh Tim Puslitbang Polri.

“Polda Banten siap memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan penelitian ini. Kami berharap hasilnya dapat menghasilkan rekomendasi yang konstruktif dan aplikatif guna meningkatkan efektivitas tugas Polri, baik dalam pemberantasan korupsi maupun mendukung program strategis pemerintah,” tegasnya.

Ia juga mengimbau seluruh responden yang terlibat dalam penelitian untuk memberikan data dan informasi secara objektif agar hasil penelitian dapat menggambarkan kondisi faktual di lapangan secara akurat.

Usai sesi pemaparan dan diskusi, Tim Puslitbang Polri melanjutkan kegiatan dengan melakukan peninjauan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah hukum Polda Banten. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengevaluasi kesiapan operasional, efektivitas pelaksanaan program, serta kualitas layanan pemenuhan gizi bagi masyarakat penerima manfaat.

Dalam peninjauan tersebut, tim melakukan pemeriksaan terhadap standar keamanan pangan, kelayakan fasilitas dapur, kualitas gizi makanan, serta kelengkapan administrasi seperti sertifikat laik higienis, sertifikat halal, hingga hasil uji laboratorium air bersih.

Selain itu, tim juga melaksanakan supervisi, wawancara, dan pengisian kuesioner bersama pengelola SPPG guna memperoleh gambaran menyeluruh terkait kesiapan dan tantangan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di lapangan.

Hasil penelitian ini nantinya diharapkan menjadi bahan rekomendasi strategis bagi pimpinan Polri dalam meningkatkan efektivitas pemberantasan tindak pidana korupsi di daerah serta memperkuat dukungan terhadap program-program prioritas pemerintah demi mewujudkan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *