Categories: POLRI

Polri dan PLN Bentengi “Jantung Listrik” Jateng-DIY, Pengamanan DCC dan Server Scada Diperketat

Semarang, bharindo.co.id – Upaya menjaga keandalan pasokan listrik di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus diperkuat. Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Korsabhara Baharkam Polri bersinergi dengan PT PLN (Persero) melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bintek) Implementasi Sistem Manajemen Pengamanan Objek Vital Nasional yang dipusatkan di Distribution Control Center (DCC) dan Server Scada Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Jawa Tengah, Senin (8/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam memastikan pusat kendali distribusi listrik yang menjadi tulang punggung pasokan energi di wilayah Jateng dan DIY terlindungi dari berbagai potensi ancaman yang dapat mengganggu pelayanan kepada masyarakat dan sektor industri.

Sejak pagi hari, tim gabungan Polri dan PLN melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap berbagai fasilitas vital di lingkungan UP2D Jawa Tengah yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto Nomor 5, Semarang. Pemeriksaan dipimpin langsung oleh Kombes Pol Ronald Ardiyanto Purba.

Tim melakukan pengecekan terhadap area perimeter, pos pengamanan, sistem akses keluar masuk, ruang Command Center, ruang Display DCC, ruang server utama, ruang genset, hingga fasilitas pendukung seperti rumah pompa hydrant.

Dalam keterangannya, Kombes Pol Ronald menegaskan bahwa DCC dan Server Scada memiliki peran sangat vital dalam sistem kelistrikan nasional.

“DCC dan Server Scada ini adalah jantung kelistrikan bagi wilayah Jateng dan DIY. Kalau operasionalnya terganggu, dampaknya akan sangat luas bagi masyarakat dan industri. Oleh karena itu, Sistem Manajemen Pengamanannya harus benar-benar diimplementasikan sesuai dengan Perpol Nomor 7 Tahun 2019, tidak boleh ada celah sedikit pun,” tegasnya.

Setelah peninjauan lapangan, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan resmi Bintek yang berlangsung di Ruang Borobudur, Kantor PLN UID Jawa Tengah dan DIY. Acara tersebut dihadiri sejumlah pejabat penting dari Polri dan PLN.

Hadir dalam kegiatan itu antara lain Brigjen Pol M Syahduddi, Kombes Pol Anuardi, Bramantyo Agung Pambudi, serta Detty Elviany.

Dalam forum tersebut, PLN menegaskan bahwa keandalan pasokan listrik tidak dapat dipisahkan dari sistem keamanan yang kuat dan terintegrasi. Karena itu, sinergi dengan Polri dinilai sangat penting dalam menjaga keberlangsungan operasional objek vital nasional.

Sementara itu, Brigjen Pol M. Syahduddi menegaskan bahwa pengamanan objek vital nasional tidak hanya berfokus pada kehadiran personel keamanan, tetapi juga mencakup kesiapan sistem, prosedur operasional, serta kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya.

“Tugas utama kami adalah memastikan Sistem Manajemen Pengamanan benar-benar berjalan di lapangan. Ini bukan sekadar tentang penempatan personel berseragam, tetapi menyangkut kesiapan sistem, keandalan SOP, dan kualitas SDM. Semuanya adalah bagian dari komitmen Polri Siap Terlihat dan Bermanfaat demi menjaga ketahanan energi nasional,” ujarnya.

General Manager UP2D Jawa Tengah, Moh Khozain, juga menyampaikan bahwa kolaborasi antara PLN dan Polri menjadi faktor penting dalam menjaga keamanan infrastruktur kelistrikan yang memiliki peran strategis bagi masyarakat.

Menurutnya, PLN berperan sebagai operator sistem kelistrikan, sementara Polri menjadi mitra utama dalam memastikan aspek keamanan berjalan optimal sesuai standar yang telah ditetapkan.

Kegiatan hari pertama ditutup dengan sesi diskusi, penyerahan cinderamata, serta foto bersama. Selanjutnya, peserta akan mengikuti pendalaman materi terkait lima elemen utama Sistem Manajemen Pengamanan, mulai dari kebijakan dan komitmen organisasi, pola pengamanan, konfigurasi standar keamanan, peningkatan kapasitas personel, hingga sistem monitoring dan evaluasi berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Polri dan PLN menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat perlindungan terhadap objek vital nasional demi menjaga ketahanan energi serta menjamin keberlangsungan layanan listrik bagi jutaan masyarakat di Jawa Tengah dan DIY. (fjrs***)

adminbharindo

Recent Posts

Kapolres Gunungkidul Dampingi Bupati Buka Kepyakan Gotong Royong Serentak, Perkuat Sinergi Pembangunan Berbasis Kebersamaan

GUNUNGKIDUL, bharindo.co.id – Kapolres Gunungkidul AKBP Damus Asa menghadiri sekaligus mendampingi Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih…

12 jam ago

Patroli Objek Vital, Polsek Wonodadi Perkuat Pengamanan Bank Jatim untuk Cegah Kejahatan 3C

BLITAR, bharindo.co.id – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, jajaran Polsek…

12 jam ago

Polri Permudah Pengurusan Dokumen Korban Kebakaran Kemayoran, Kakorlantas Pastikan Pelayanan Cepat dan Mudah

JAKARTA, bharindo.co.id – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, memastikan masyarakat yang…

12 jam ago

Personel Brimob Polda Metro Jaya Bersinar di Ajang Internasional, Bripda Fikas Raih Medali Perak Karate Open 2026

Jakarta Selatan, bharindo.co.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan personel Korps Brimob Polri. Kali ini, anggota…

12 jam ago

Polri Turun Tangan Bantu Korban Kebakaran Kemayoran, Ratusan Keluarga Terdampak Terima Bantuan dan Layanan Kesehatan

Jakarta, bharindo.co.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan menyalurkan…

12 jam ago

Harga Sawit Anjlok Saat CPO Dunia Naik! Satgas Pangan Polri Bongkar Dugaan Kartel yang Rugikan Jutaan Petani

Jakarta, bharindo.co.id – Satgas Pangan Polri mulai menyelidiki dugaan praktik kartel dan persekongkolan harga Tandan…

13 jam ago