Polri Siapkan Pasukan Elite Anti-Rusuh! Korsabhara Gembleng Personel Kuasai Rantis APC Berlapis Baja
BOGOR, bharindo.co.id – Baharkam Polri melalui Korps Sabhara (Korsabhara) terus memperkuat kesiapsiagaan personel dalam menghadapi dinamika gangguan keamanan yang semakin kompleks. Salah satu langkah strategis yang dilakukan yakni menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peralatan Berteknologi Tinggi Kendaraan Taktis (Rantis) Armored Personnel Carrier (APC) Tahun Anggaran 2026 di Hotel Lorin Sentul, Bogor, Selasa (12/05/2026).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Direktur Samapta Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol. Mokhamad Ngajib, dan dihadiri Auditor Utama Sispamobvitnas Tingkat II, Anjak Utama Korsabhara Baharkam Polri, serta jajaran Kasubdit Ditsamapta.
Sebanyak 37 personel terpilih mengikuti pelatihan eksklusif tersebut, terdiri dari 36 perwakilan personel Polda dari seluruh Indonesia dan satu personel Detasemen Perintis.
Dalam arahannya, Mokhamad Ngajib menegaskan bahwa penguasaan teknologi kendaraan taktis modern menjadi faktor vital dalam menunjang keberhasilan tugas pengamanan ketertiban umum di era saat ini.
“Tantangan tugas Sabhara di lapangan semakin kompleks. Penguasaan teknologi rantis APC ini bukan sekadar kemampuan mengemudi, melainkan taktik optimalisasi fitur pertahanan dan mobilisasi guna memastikan keselamatan personel serta masyarakat saat crowd control berisiko tinggi,” tegas Brigjen Pol. Ngajib.
Armored Personnel Carrier (APC) milik Korsabhara merupakan kendaraan taktis berlapis baja yang dirancang khusus untuk menghadapi operasi pengamanan massa dengan tingkat kerawanan tinggi.
Kendaraan tersebut memiliki kemampuan menahan proyektil peluru kaliber ringan hingga lemparan benda keras saat terjadi konflik horizontal maupun kerusuhan massa.
Selain itu, satu unit APC mampu mengangkut delapan hingga dua belas personel Sabhara lengkap dengan perlengkapan Penanggulangan Huru-Hara (PHH), seperti tameng, helm pelindung, hingga pelontar gas air mata.
Dalam mendukung operasi pengamanan nasional, Polri selama ini mengandalkan berbagai kendaraan taktis modern seperti Pindad Komodo, Pindad Anoa, Barracuda, hingga Turangga.
Keberadaan kendaraan taktis tersebut memiliki fungsi strategis mulai dari evakuasi cepat di zona kerusuhan, pembentukan barikade pengendali massa, pengawalan VVIP dan objek vital nasional, hingga patroli di wilayah rawan konflik sosial.
APC juga dibekali berbagai fitur modern seperti lubang tembak (gun port), ban anti-kempis (run flat tyre), lampu sorot berdaya tinggi, pengeras suara luar (public address), hingga opsi penyemprot water cannon mini.

Melalui pelatihan ini, Korsabhara Baharkam Polri memastikan seluruh jajaran kepolisian di daerah mampu mengoperasikan kendaraan taktis secara profesional, terukur, dan humanis guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh Indonesia. (dns***)
