Jakarta, bharindo.co.id — Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Dedi Prasetyo resmi membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Gabungan Empat Fungsi Pusat Polri Tahun 2026 di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Rabu (29/4/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat transformasi Polri Presisi sekaligus mendukung Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2026. Rakernis tersebut diikuti empat fungsi utama di lingkungan Mabes Polri, yakni Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes), Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang), Pusat Keuangan (Puskeu), serta Pusat Sejarah (Pusjarah) Polri.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Menteri PAN-RB Rini Widyantini serta sejumlah pejabat utama Mabes Polri.
Dalam arahannya, Wakapolri menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Polri atas capaian kinerja sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026. Menurutnya, berbagai keberhasilan tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun organisasi Polri yang semakin kuat, adaptif, dan profesional dalam menghadapi tantangan ke depan.
“Apresiasi yang tinggi-tingginya kepada seluruh rekan-rekan yang sudah bekerja sangat luar biasa, mulai dari tingkat Polsek, Polres, Polda, hingga Mabes Polri, khususnya terkait empat pusat tersebut,” ujar Komjen Pol. Dedi Prasetyo.
Ia juga menekankan pentingnya tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel. Menurutnya, peran Pusat Keuangan Polri sangat strategis dalam memastikan penggunaan anggaran berjalan efektif, tepat sasaran, serta mampu mendukung operasional kepolisian secara optimal.
“Tidak ada satu organisasi sehebat apa pun tanpa dukungan anggaran dan tata kelola penggunaan anggaran yang benar,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Polri juga menyerahkan penghargaan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) terbaik Tahun 2025. Untuk kategori pagu besar diraih oleh Polda Sulawesi Selatan, kategori pagu sedang oleh Polda Riau, dan kategori pagu kecil oleh Polda Kalimantan Utara.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakapolri didampingi Kapuslitbang dan Kapuskeu Polri. Capaian ini dinilai sebagai bukti komitmen jajaran kewilayahan dalam menjaga kualitas pengelolaan keuangan negara secara profesional dan akuntabel.
Selain itu, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dalam pengembangan layanan kesehatan kepolisian, Polri turut menyematkan Tanda Kemahiran Kedokteran Kepolisian kepada Menteri PAN-RB Rini Widyantini.
Melalui Rakernis ini, Polri kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung agenda pembangunan nasional Tahun 2026 melalui penguatan organisasi, peningkatan pelayanan publik, tata kelola anggaran yang transparan, serta inovasi berbasis riset demi mewujudkan Polri yang Presisi. (ils78***)