September 10, 2026
image (23)

Maluku, bharindo.co.id  — Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Maluku bekerja sama dengan Polda Maluku dalam memperkuat deteksi dini potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan.

Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku, Ricky Dwi Antoro, menegaskan bahwa langkah deteksi dini menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya gangguan kamtibmas di Lapas maupun Rutan.

“Deteksi dini merupakan fondasi penting dalam sistem pengamanan pemasyarakatan. Dengan mengenali gejala awal potensi gangguan, kita dapat mengambil langkah cepat dan tepat sebelum berkembang menjadi konflik terbuka,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi deteksi dini gangguan kamtibmas yang diikuti seluruh Kepala UPT se-Maluku, bersama jajaran intelijen dari Polda Maluku.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pemahaman mendalam terkait pentingnya pengamatan serta analisis perilaku warga binaan dan kondisi lingkungan sebagai bagian dari strategi pencegahan dini.

Sejumlah metode yang dibahas meliputi optimalisasi intelijen pemasyarakatan melalui pengumpulan informasi di dalam blok hunian, patroli rutin dan kontrol blok dengan pemantauan CCTV, hingga pelaksanaan inspeksi mendadak guna mencegah peredaran barang terlarang seperti telepon genggam ilegal dan narkoba.

Ricky juga menjelaskan sejumlah indikator potensi konflik yang perlu diwaspadai, antara lain ketegangan antar kelompok warga binaan, penyalahgunaan telepon seluler ilegal, perlakuan tidak adil oleh oknum petugas, serta belum optimalnya pemenuhan hak dasar warga binaan.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya penerapan conflict mapping untuk mengidentifikasi area berisiko, kelompok rentan, serta aktor pemicu gangguan, sehingga langkah pencegahan dapat dilakukan secara lebih terarah dan efektif.

Sinergi antara Ditjenpas Maluku dan Polda Maluku ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif, sekaligus memperkuat sistem pengamanan berbasis deteksi dini di seluruh wilayah Maluku. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *