Juni 25, 2026
image (21)

JAKARTA, bharindo.co.id Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar Upacara Penyucian Panji Rastra Sewakottama di Ruang Rapat Utama Mabes Polri, Jakarta, Kamis (25/6/2026). Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sebagai bentuk pemuliaan sekaligus peneguhan kembali nilai-nilai luhur Tribrata yang menjadi pedoman hidup dan landasan pengabdian seluruh insan Bhayangkara.

Prosesi penyucian Panji Rastra Sewakottama dilaksanakan melalui serangkaian tahapan simbolis yang sarat makna. Pada tahap pertama, Kapolri melakukan pembersihan panji menggunakan sikat. Prosesi tersebut dimaknai sebagai refleksi untuk membersihkan segala kekurangan sekaligus memperkuat tekad melakukan perbaikan berkelanjutan dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Tahapan berikutnya dilakukan dengan memercikkan air yang berasal dari sumber mata air di 34 wilayah Indonesia yang telah disatukan di Jakarta. Simbol tersebut menggambarkan persatuan, kebersamaan, dan semangat pengabdian seluruh anggota Polri dari Sabang hingga Merauke dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Pada tahap terakhir, Kapolri memberikan wewangian kepada Panji Rastra Sewakottama. Prosesi ini melambangkan harapan agar setiap pengabdian yang dilakukan Polri senantiasa mengharumkan nama institusi serta semakin mendapatkan kepercayaan dan kecintaan masyarakat.

Usai pelaksanaan penyucian panji, kegiatan dilanjutkan dengan doa dan zikir bersama sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta permohonan agar seluruh personel Polri diberikan kekuatan, keselamatan, dan perlindungan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan bahwa upacara penyucian Panji Rastra Sewakottama bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan momentum penting bagi seluruh anggota Polri untuk melakukan refleksi dan memperkuat komitmen pengabdian.

“Upacara penyucian Panji Rastra Sewakottama ini merupakan simbol peneguhan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya yang menjadi jiwa setiap insan Bhayangkara. Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polri ingin memastikan bahwa semangat pengabdian, persatuan, serta komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terus terjaga dan semakin kuat,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko.

Menurutnya, setiap tahapan dalam prosesi penyucian memiliki makna mendalam yang menjadi pengingat bagi seluruh personel Polri untuk terus berbenah, menjaga integritas, dan meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

“Makna dari setiap tahapan penyucian ini adalah ajakan bagi seluruh personel Polri untuk selalu melakukan evaluasi, memperbaiki diri, serta menjaga marwah institusi. Harapannya, Polri semakin Presisi dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” lanjutnya.

Melalui internalisasi nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Panji Rastra Sewakottama, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai institusi yang profesional, modern, dan terpercaya. Momentum Hari Bhayangkara ke-80 juga menjadi pengingat bagi seluruh insan Bhayangkara untuk terus memperkuat semangat pengabdian serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat demi terwujudnya keamanan dan ketertiban yang kondusif di seluruh wilayah Indonesia. (dns***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *