Juli 26, 2026
image - 2026-07-24T170122.902

JAKARTA, bharindo.co.id Polres Metro Jakarta Pusat mengerahkan sebanyak 687 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek jajaran untuk mengamankan empat aksi penyampaian pendapat yang dijadwalkan berlangsung di sejumlah titik di wilayah Jakarta Pusat, Jumat (24/7/2026).

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengatakan ratusan personel tersebut disiagakan guna memberikan pengamanan sekaligus pelayanan kepada masyarakat selama aksi berlangsung. Pengamanan juga diperkuat oleh Tim Yan Unras (Pelayanan Unjuk Rasa) wilayah Jakarta Pusat.

“687 personel gabungan kepolisian dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek jajaran disiagakan untuk melakukan pengamanan aksi unjuk rasa, dibantu oleh tim Yan Unras wilayah Jakarta Pusat lainnya,” ujar Iptu Erlyn Sumantri.

Empat aksi unjuk rasa tersebut akan digelar oleh sejumlah aliansi mahasiswa dan pemuda di lokasi yang berbeda. Aksi pertama dilakukan oleh Aliansi Mahasiswa Peduli Hukum bersama beberapa elemen massa di kawasan Gambir mulai pukul 10.00 WIB.

Selanjutnya, Pengurus Komite Mahasiswa dan Pemuda Reformasi (KMP Reformasi) menggelar aksi di depan Kantor LBH DPN, Jalan Bungur Besar Raya, Senen, pada pukul 10.00 WIB.

Sementara itu, aksi ketiga akan dilaksanakan oleh Aliansi Cipayung Plus Jakarta Selatan yang terdiri dari LMND, HMP MPO, GMNI, PMKRI, HMI DIPO, SEMMI, PMII, IMM, dan KAMMI di depan Gedung Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Jalan Jenderal Sudirman, mulai pukul 13.00 WIB.

Adapun aksi keempat akan digelar oleh Aliansi Mahasiswa dan Pemuda DKI Jakarta di depan Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI pada pukul 14.00 WIB.

Dalam pelaksanaannya, pengamanan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, dan profesional guna memastikan seluruh rangkaian aksi berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Polres Metro Jakarta Pusat juga mengimbau seluruh peserta aksi agar menyampaikan aspirasi secara damai, tidak melakukan tindakan provokatif maupun anarkis, serta mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Selain itu, petugas akan menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional menyesuaikan perkembangan kondisi di lapangan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan apabila terjadi peningkatan jumlah peserta aksi.

Masyarakat yang akan melintasi kawasan Gambir, Senen, dan Jalan Jenderal Sudirman diimbau mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas dengan mengatur waktu perjalanan atau menggunakan jalur alternatif.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang akan beraktivitas melintasi kawasan tersebut untuk berhati-hati. Silakan gunakan rute alternatif untuk menghindari kemacetan selama aksi berlangsung,” pungkas Iptu Erlyn Sumantri.

Polres Metro Jakarta Pusat menegaskan komitmennya untuk memberikan pengamanan secara maksimal sehingga hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum dapat terlaksana dengan baik, sekaligus menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran aktivitas masyarakat di Ibu Kota. (azs***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *